KULON PROGO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Suasana pagi yang seharusnya diwarnai ketenangan usai Salat Id justru berubah menjadi kepanikan di wilayah Galur, Kulon Progo. Kobaran api yang melahap sebuah bangunan berujung pada temuan tragis: seorang pria paruh baya tak terselamatkan dari insiden tersebut.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di Padukuhan Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Korban diketahui berinisial R (59), pemilik rumah.
Kasihumas Polres Kulon Progo, Sarjoko, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh anak korban.
“Kejadiannya pertama kali diketahui oleh anak R,” katanya pada wartawan.
Sebelum kejadian, sekitar pukul 06.45 WIB, anak korban berpamitan untuk melaksanakan Salat Id di masjid terdekat. Saat itu, korban memilih tetap berada di rumah dan tidak ikut beribadah.
Namun sekembalinya dari Salat Id sekitar pukul 07.30 WIB, sang anak mendapati kepulan asap tebal membumbung dari bagian belakang rumah. Ia kemudian bergegas menuju bangunan semi permanen yang difungsikan sebagai gudang pertanian.
“Setibanya di sana, anak R melihat bahwa gudang tersebut sudah dalam kondisi terbakar hebat,” ujar Sarjoko.
Panik melihat kobaran api, ia segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman secara gotong royong. Upaya tersebut akhirnya berhasil menghentikan amukan api, namun menyisakan duka mendalam.
Di dalam gudang yang hangus terbakar, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Galur. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan terhadap jenazah korban.
“Jasad R turut diperiksa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga,” jelas Sarjoko.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selain itu, korban diketahui telah lama menderita sakit berat.
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan pada hari yang sama dengan bantuan warga sekitar. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














