SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons kabar penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026).
Nama Fadia sebelumnya sempat menjadi sorotan karena diketahui pernah mendatangi kediaman Jokowi di kawasan Sumber, Solo, pada masa kampanye Pilkada 2024 lalu.
Saat ditemui di kediamannya di Sumber, Solo, Jumat (6/3/2026), Jokowi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut tidak berkaitan dengan urusan politik. Menurutnya, Fadia datang hanya untuk menyampaikan undangan pernikahan putra-putrinya.
“Ya beliau ke sini untuk menyampaikan undangan pernikahan putra-putrinya,” ujar Jokowi kepada wartawan.
Ketika dimintai tanggapan terkait operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Pekalongan tersebut, Jokowi memilih tidak banyak berkomentar. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan ranah hukum dan harus dihormati prosesnya.
“Kalau urusan itu adalah urusan hukum. Kita hormati hukum berjalan,” tandasnya.
Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal pekan ini. Hingga kini, proses hukum terkait kasus tersebut masih terus berjalan di KPK. [Ando]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















