BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM — Suasana dini hari di kawasan Blunyahan, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, mendadak gempar setelah kobaran api melahap sebuah gudang produksi furnitur pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.
Bangunan yang terbakar merupakan gudang milik CV Tiga Ganesha Abadi. Api dengan cepat menjalar di dalam gudang yang menyimpan berbagai produk kayu, sehingga sejumlah barang produksi tak sempat diselamatkan.
Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi.
“Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar,” ujarnya kepada wartawan.
Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Ketua RT setempat berinisial FAP (39) serta petugas keamanan gudang FP (27) yang saat itu berada di area sekitar lokasi. Keduanya segera mendatangi tempat kejadian dan mendapati gudang sudah dilalap api.
Mereka sempat berusaha memadamkan kobaran dengan peralatan seadanya dan air yang tersedia. Namun upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan api yang semakin membesar.
Selanjutnya, FAP menghubungi layanan darurat 113 untuk meminta bantuan pemadam kebakaran.
“Permintaan bantuan kemudian direspons oleh BPBD Bantul yang langsung mengirimkan tim ke lokasi kejadian,” jelas Rita.
Petugas dari BPBD Bantul mengerahkan sekitar empat unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.
Setelah proses pemadaman berlangsung hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah produk furnitur berbahan kayu seperti talenan dan kursi yang tersimpan di dalam gudang hangus terbakar.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh tumpukan kayu kerajinan akar jati yang ditempatkan terlalu dekat dengan oven atau cerobong api di dalam gudang.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 30 juta,” pungkasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















