Beranda Daerah Solo Heboh di Dunia Game! “Tembok Ratapan Solo” Muncul di Roblox, Begini Respons...

Heboh di Dunia Game! “Tembok Ratapan Solo” Muncul di Roblox, Begini Respons Ajudan Jokowi

“Tembok Ratapan Solo” kini menjadid tren di media sosial setelah muncul dalam permainan Roblox | Foto: Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fenomena “Tembok Ratapan Solo” yang melekat pada kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kini merambah ke dunia digital. Tren yang viral di media sosial itu bahkan muncul dalam permainan Roblox dan ramai ditiru para pemain.

Dalam unggahan akun Instagram @infonesiaku.id, beredar video yang memperlihatkan replika rumah Jokowi di dalam game Roblox. Para pemain tampak mendatangi lokasi tersebut dan membuat konten dengan gaya seolah-olah meratap di tembok, meniru tren yang berkembang di dunia nyata.

“Orang-orang pada kenapa sih sob. Replika rumah Jokowi muncul di Roblox, para pemain Roblox ramai-ramai buat konten di ‘Tembok Ratapan Solo’, gelar yang diberikan Gen Z di media sosial pada tembok depan rumah milik Jokowi di Solo,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Puji Prabowo Tak Naikkan Harga BBM di Tengah Gejolak Global

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, saat dikonfirmasi Rabu (8/4/2026), mengaku pihaknya sudah mengetahui fenomena tersebut. Ia menyebut kemunculan tren itu sebagai bagian dari kreativitas generasi muda di era digital.

“Hehe iya, kami sudah tahu juga soal itu. Ya kami melihatnya santai saja, itu kan bagian dari kreativitas anak-anak muda di era digital sekarang, termasuk di Roblox,” ujarnya.

Syarif menegaskan, Jokowi juga tidak merasa terganggu dengan tren tersebut selama tidak mengandung unsur negatif.

“Bapak juga tidak merasa terganggu. Selama itu positif, tidak ada hoaks, tidak ada unsur negatif, ya kami anggap biasa saja. Justru ini menunjukkan masyarakat, terutama generasi muda, punya cara sendiri untuk berekspresi,” imbuhnya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar kreativitas tersebut tetap dibarengi dengan etika dan tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya menjaga kebenaran informasi agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga :  Pererat Silaturrahim, Yayasan Amal Sahabat Surakarta Gelar Pengajian Halal Bihalal di Solo

“Yang penting tetap dijaga etika, jangan sampai ada informasi yang tidak benar atau membuat gaduh. Selebihnya, Bapak santai saja dan menghargai kreativitas seperti itu,” pungkasnya. [Ando]

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.