SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketika sebagian orang terlelap di tengah malam, ancaman justru bisa datang diam-diam dari celah yang tak terduga. Seperti yang terjadi di sebuah kamar kos di kawasan Candidukuh, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, saat seekor ular kobra jawa tiba-tiba ditemukan menyelinap ke dalam ruangan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/4/2026) malam. Laporan masuk ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sleman sekitar pukul 23.06 WIB, memicu respons cepat dari tim evakuasi.
Kabid Damkar Sleman, Gunardi, mengatakan tim langsung meluncur ke lokasi dengan perlengkapan khusus untuk penanganan satwa berbahaya.
“Damkar berhasil evakuasi seekor ular kobra jawa di kamar kos,” katanya, Jumat (17/4/2026).
Ular berbisa dengan nama latin Naja sputatrix tersebut berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya di dalam kamar. Meski ukurannya tidak besar, keberadaannya tetap berisiko tinggi bagi penghuni kos.
Kasi Operasional dan Investigasi Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto, mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan yang pertama. Dalam kurun April ini saja, sudah dua kasus ular kobra masuk ke permukiman warga, termasuk sebelumnya di kawasan Jalan Palagan.
Menurutnya, fenomena ini berkaitan erat dengan musim pancaroba, di mana ular cenderung bermigrasi mencari tempat yang lebih hangat dan aman. Kondisi tersebut membuat interaksi antara manusia dan satwa liar semakin sering terjadi.
Selain kobra, warga juga mulai melaporkan kemunculan jenis ular lain seperti ular hijau dan ular bajing di lingkungan permukiman.
Untuk mencegah kejadian serupa, Damkar Sleman mengimbau masyarakat lebih waspada, terutama dengan menutup akses masuk ke dalam rumah atau kos, seperti lubang ventilasi maupun saluran air.
“Paling efektif itu diberi belerang atau sulfur yang banyak dijual di toko bangunan. Kalau tidak ada, bisa menggunakan pewangi kapur barus yang ditabur di lubang-lubang akses masuk,” ujarnya.
Selain itu, warga diminta tidak menumpuk barang bekas di dalam maupun di sekitar rumah. Area yang lembap dan hangat kerap menjadi tempat favorit ular untuk bersembunyi.
Jika menemukan ular, masyarakat diimbau tidak bertindak sendiri demi menghindari risiko fatal.
“Jangan ambil resiko. Lebih baik menghubungi petugas Damkar untuk penanganan yang aman,” kata dia.
Saat ini, ular kobra tersebut telah diamankan di markas Damkar Sleman setelah dievakuasi menggunakan peralatan khusus seperti penjepit dan tongkat pengait. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
