Beranda Nasional Jogja Klithih Kembali Makan Korban, Mahasiswa Dibacok di Godean Sleman

Klithih Kembali Makan Korban, Mahasiswa Dibacok di Godean Sleman

ilustrasi aksi klitih
Ilustrasi aksi klitih / pixabay

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi klithih yang kerap meresahkan masyarakat kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sleman. Kali ini, seorang mahasiswa menjadi korban kebrutalan sekelompok pelaku yang menyerang secara tiba-tiba di jalanan sepi saat dini hari.

Korban diketahui berinisial DHA (21), mahasiswa asal Jambi. Ia mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit saat melintas di Jalan Godean KM 9, tepatnya di Dusun Senuko, Sidoagung, Godean, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 03.35 WIB.

Akibat serangan tersebut, korban menderita sejumlah luka di bagian tangan dan punggung.

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut petugas dari Polsek Godean telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Peristiwa bermula ketika korban berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Scoopy bersama dua rekannya, MIAV (21) dan MAAP (21). Saat itu, korban berada di posisi tengah.

“Setelah sampai di depan RM Baleroso diduga pelaku menyalip kendaraan korban dan saling memandang atau melotot,” ujar Iptu Argo dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga :  Ogah Ikut Pusat, Sleman Pilih WFO. Bupati Harda: WFH Jumat Ganggu Pelayanan  

Situasi kemudian memanas ketika rombongan pelaku berbalik arah di pertigaan Bapas. Mereka menyeret senjata tajam ke aspal hingga memunculkan percikan api, seolah menunjukkan ancaman terbuka kepada korban.

Merasa terancam, korban bersama dua rekannya berhenti di sekitar lokasi penjual bambu dan berupaya menyelamatkan diri. Kedua rekannya sempat melarikan diri ke area pemotongan ayam dan dikejar oleh pelaku, namun berhasil lolos.

Nahas, korban yang tertinggal di sepeda motor justru menjadi sasaran utama. Salah satu pelaku kemudian menyerangnya menggunakan celurit.

“Korban berusaha menangkis dan mengenai tangan (dengan) 3 luka, di punggung 1 luka. Setelah itu para pelaku yang menggunakan sekitar 7 sepeda motor dan 1 mobil pikup yang berisi sekitar 8 orang meninggalkan korban,” jelasnya.

Usai melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, korban diketahui menjalani rawat jalan.

Baca Juga :  Polisi Tutup 5 Tambang Ilegal di Gunungkidul

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Godean pada Minggu pagi sekitar pukul 05.15 WIB. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Kepolisian saat ini masih Meminta keterangan dari para saksi dan korban serta mengecek CCTV yang berada disekitar kejadian untuk penyelidikan dan penelusuran,” pungkasnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.