Beranda Nasional Jogja Niat Temani Kakek, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

Niat Temani Kakek, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

ilustrasi | freepik

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keceriaan anak-anak yang bermain di alam terbuka kembali berujung tragedi. Di tengah aktivitas sederhana menemani kakek mencari rumput, seorang bocah justru kehilangan nyawanya secara mengenaskan.

Peristiwa memilukan itu terjadi di wilayah Demangan, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Bantul, Selasa (7/4/2026) siang. Korban, NZV (5), tewas setelah tertimpa buis beton berukuran besar yang sebelumnya menjadi tempat bermainnya.

Saat kejadian, korban tengah berada di sekitar area sawah bersama seorang temannya, sementara sang kakek berada tak jauh dari lokasi untuk mencari rumput pakan ternak.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa korban awalnya diajak temannya untuk bermain di sekitar lokasi. Di area tersebut terdapat buis beton berdiameter sekitar 80 sentimeter yang biasa digunakan untuk kebutuhan konstruksi sumur atau saluran air.

“Selanjutnya, R mengajak korban untuk ikut ke sawah. Sesampainya di sawah, korban bersama R bermain buis beton sumur berdiameter 80 sentimeter. Lokasi buis beton itu pekarangan dekat sawah,” ungkap Rita.

Baca Juga :  Klithih Kembali Makan Korban, Mahasiswa Dibacok di Godean Sleman

Tanpa disadari, benda berat yang mencapai puluhan hingga ratusan kilogram itu menjadi ancaman mematikan. Dalam sekejap, buis beton tersebut ambruk dan menghimpit bagian tengkuk korban.

Teman korban yang menyaksikan kejadian itu langsung berlari memberi tahu sang kakek. Mendengar kabar tersebut, kakek korban segera menuju lokasi dan mendapati cucunya dalam kondisi tertimpa.

Saat ditemukan, posisi korban tengkurap dengan bagian kepala berada di luar, sementara tubuhnya terjepit di dalam buis beton.

Kakek korban berupaya mengevakuasi dan segera membawa korban ke Rumah Sakit Saras Adyatma menggunakan sepeda motor. Namun, upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan nyawa korban.

“Dari keterangan Dokter IGD Rumah Sakit Saras Adyatma, menyatakan, korban sudah meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Saras Adyatma,” tutup Rita.

Baca Juga :  Tawuran di Seyegan Berujung Maut, Satu Nyawa Melayang Terkena Lemparan Batu

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa benda-benda konstruksi yang kerap dianggap biasa di lingkungan sekitar dapat berubah menjadi ancaman serius, terutama bagi anak-anak yang belum memahami risiko bahaya di sekitarnya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.