Beranda Daerah Solo Viral Sejoli Ciuman di Plaza Gor Indoor Manahan di Siang Bolong, Satpol...

Viral Sejoli Ciuman di Plaza Gor Indoor Manahan di Siang Bolong, Satpol PP: Dilakukan Saat Tak ada Petugas

Viral di media sosial sepasang sejoli melakukan perbuatan tidak senonoh di Plaza Gor Indoor Manahan saat siang hari. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Viral di media sosial sepasang sejoli melakukan perbuatan tidak senonoh di Plaza Gor Indoor Manahan saat siang hari. Video tersebut dibagikan oleh beberapa akun media sosial di Kota Solo.

Dalam video tersebut terdapat pula sebuah keterangan “Tidak Untuk Ditiru!! Sepasang remaja melakukan hal tidak pantas di taman Manahan”

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Didik Anggono saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa perbuatan tersebut diduga dilakukan saat petugas tidak ada di tempat. Didik sendiri belum mengetahui kapan hal tersebut terjadi.

​”Kemungkinan mereka pada waktu ada petugas itu duduk-duduk, pas tidak ada petugas mereka ciuman. Jadi ada yang memfoto,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin, (11/05/2026).

​Didik menegaskan bahwa kawasan Manahan sebenarnya rutin dijaga oleh petugas mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap harinya. Namun, ada jeda waktu tertentu di mana petugas harus bergantian untuk beristirahat.

Baca Juga :  Tanggapi Banding AKUWI, Kuasa Hukum Jokowi Serahkan Kontra Memori Banding ke PN Solo

​”Di Manahan kami jaga dua orang, mulai jam 7 pagi sampai jam 10 malam. Kan ada jeda waktu istirahat antara jam Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Mungkin jam-jam itu, bisa jadi,” terangnya.

​Terkait sanksi, Satpol PP menjelaskan bahwa selama ini tindakan yang diambil adalah langkah persuasif berupa pembinaan di tempat.

​”Ya pembinaan saja, langsung kita minta untuk pergi. Terutama jika ketahuan berduaan di tempat yang sepi atau pada jam-jam malam,” tegasnya.

​Menyikapi keluhan warganet yang ramai melakukan tagging ke akun resmi instansi, Satpol PP berencana melakukan beberapa langkah evaluasi. Selain mengintensifkan patroli keliling, mereka juga menyarankan adanya penambahan penerangan di titik-titik tertentu.

​”Kami mengimbau lampu-lampu yang kurang terang ditambahi. Dari sisi petugas, kami akan intensifkan patroli muter,” tambahnya.

​Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk tidak hanya memviralkan kejadian serupa di media sosial, tetapi juga melaporkannya langsung melalui kanal aduan resmi agar bisa segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :  PMI Surakarta dan PMI Merauke Perkuat Sinergi Pelayanan Kemanusiaan

​”Kami mohon terus memberikan masukan. Lebih baik jangan diviralkan, tapi gunakan kanal aduan yang sudah kami buka. Nomor kontak saya pribadi juga saya publish, jadi silakan kalau mau mengirimkan aduan pada kami,” tandasnya. Ando

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.