Beranda Daerah Karanganyar D3 Komunikasi Terapan SV UNS Latih Pelaku Wisata Desa Kemuning Manfaatkan AI...

D3 Komunikasi Terapan SV UNS Latih Pelaku Wisata Desa Kemuning Manfaatkan AI untuk Promosi Digital

Suasana saat workshop optimalisasi penggunaan generative artificial intelligence (AI) dalam pengelolaan media promosi desa wisata, Kamis (4/6/26) di Medjora Café, Desa Kemuning, Karanganyar | Dok D3 Komunikasi Terapan SV UNS

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Program Studi D3 Komunikasi Terapan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar workshop pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk mendukung promosi Desa Wisata Kemuning, Karanganyar.

Kegiatan yang berlangsung di Medjora Café, Desa Kemuning, Kamis (4/6/2026) tersebut mengusung tema “Optimalisasi Penggunaan Generative Artificial Intelligence (AI) dalam Pengelolaan Media Promosi Desa Kemuning”.

Workshop selain diikuti oleh para pelaku wisata desa setempat, juga dihadiri perwakilan pemerintah desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Kemuning, serta jajaran dosen D3 Komunikasi Terapan Sekolah Vokasi (SV) UNS.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi dari Hanifah Islamiyah, S.Sos., M.I.Kom,  yang membahas pengenalan AI, pemanfaatan AI untuk menggali ide konten media sosial, hingga teknik pembuatan skrip dan caption promosi.

Sementara itu pemateri lainnya, Hasbullah Azis, S.I.Kom., M.I.Kom., memberikan pelatihan praktik pembuatan konten audio visual dengan memanfaatkan teknologi AI.

Sebagai bagian dari kegiatan, panitia juga mengadakan kompetisi pembuatan video promosi Desa Wisata Kemuning. Karya para peserta dinilai oleh tim juri, kemudian ditetapkan para pemenang yang berhak memperoleh hadiah dari penyelenggara.

Baca Juga :  Tangan Baik Soloraya Berbagi Kasih untuk Lansia dan Difabel di Colomadu

Sementara itu, Top of FormKepala Program Studi D3 Komunikasi Terapan SV UNS, Dr. Joko Suranto, M.Hum., mengatakan Desa Kemuning memiliki beragam potensi wisata yang menjanjikan, mulai dari wisata alam, wisata budaya hingga produk-produk lokal khas daerah.

Namun demikian diakui, potensi tersebut dinilai masih belum dimanfaatkan secara optimal dalam strategi pemasaran digital.

Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dan wisatawan yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial menuntut pengelolaan konten yang kreatif, inovatif, konsisten, dan relevan dengan kebutuhan audiens.

“Generative AI saat ini menjadi alat yang sangat transformasional dalam pembuatan konten. Teknologi ini mampu mempercepat produksi visual, teks, maupun multimedia, menyesuaikan gaya komunikasi, serta menyederhanakan proses editing dengan biaya yang relatif rendah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan generative AI dapat membantu pelaku wisata menghasilkan caption yang lebih persuasif, desain grafis yang menarik, hingga skrip video pendek yang efektif untuk media sosial. Selain itu, AI juga dapat dimanfaatkan untuk menganalisis performa konten sehingga jangkauan dan interaksi audiens dapat meningkat.

Baca Juga :  Seru dan Penuh Kenangan, Kelas 6C SD Muhammadiyah I Ketelan Rayakan Perpisahan Lewat Outbound

“Pemanfaatan generative AI memungkinkan pembuatan caption yang persuasif, desain grafis menarik, skrip video pendek yang efektif, dan analisis performa posting yang lebih akurat sehingga meningkatkan jangkauan dan interaksi audiens Desa Wisata Kemuning,” terangnya. [*]

 

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.