Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Kubu PB XIV Purboyo Sesalkan Kemunculan Baliho Mangkubumi, Khawatir Timbulkan Salah Persepsi

Pengageng Paran Para Karsa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat | Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kemunculan baliho berukuran besar yang menampilkan sosok PB XIV Mangkubumi di kawasan Bundaran Gladag, Solo, menuai tanggapan dari kubu PB XIV Purboyo. Mereka menegaskan bahwa dalam Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tidak ada dualisme kepemimpinan, baik menurut adat maupun hukum yang berlaku.

Pengageng Paran Para Karsa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KPAAd Nur Wijaya Adiningrat, menyatakan bahwa posisi Raja Keraton Kasunanan Surakarta saat ini secara sah dipegang oleh SISKS Pakubuwono XIV yang sebelumnya bernama Gusti Purboyo.

“Rajanya jelas yaitu S.I.S.K.S Pakubuwono ke-XIV yang dahulu bernama Gusti Purboyo. Jadi tidak ada dualisme karena beliau melanjutkan tahta sesuai dengan amanah SISKS Pakubuwono ke XIII. Alurnya jelas, pijakan hukumnya jelas, pijakan adatnya jelas dan semua sudah terlaksana dan beliau legitimit duduk pada tahta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” ujarnya saat ditemui, Selasa (2/6/2026).

Pria yang akrab disapa Dani itu menilai kemunculan nama Gusti Mangkubumi sebagai PB XIV melalui baliho yang terpasang di ruang publik bertentangan dengan tatanan adat yang berlaku di Keraton Kasunanan Surakarta.

Menurutnya, pemasangan baliho tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait kepemimpinan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Kami sangat menyayangkan karena bisa menimbulkan mispersepsi di masyarakat. Namun tim kita baru mengkaji untuk langkah-langkah yang diperlukan untuk mendegradasi hal tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Dani menyebut pihak Sinuhun Purboyo tengah mengkaji langkah-langkah yang akan ditempuh sebagai respons atas munculnya baliho tersebut. Langkah itu, kata dia, akan dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan aspek adat maupun hukum nasional.

“Kita tunggu langkah-langkah dari dari tim kita. Baru kita kaji dan juga agar tidak menimbulkan dampak yang lebih meluas ke masyarakat tentang mispersepsi ini,” tandasnya.

Hingga kini, pihak Keraton Kasunanan Surakarta kubu PB XIV Purboyo masih melakukan pembahasan internal terkait tindak lanjut yang akan diambil menyikapi polemik tersebut. [Ando]

 

Exit mobile version