Beranda Daerah Solo Kubu LDA Gelar Grebeg Besar Hari Ini, Gusti Moeng: Gusti Moeng Ogah...

Kubu LDA Gelar Grebeg Besar Hari Ini, Gusti Moeng: Gusti Moeng Ogah Komentari Prosesi Kubu PB XIV Kemarin: Biar Masyarakat yang Menilai

Puluhan warga dari berbagai daerah kembali memperebutkan gunungan grebeg besar. Kali ini yang diselenggarakan oleh kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton Kasunanan yang terdiri dari sayur-sayuran hingga rengginang di Masjid Agung Solo, Kamis, (28/05/2026). Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Puluhan warga dari berbagai daerah kembali memperebutkan gunungan grebeg besar. Kali ini yang diselenggarakan oleh kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan yang terdiri dari sayur-sayuran hingga rengginang di Masjid Agung Solo, Kamis, (28/05/2026).

Siti Marwanah warga asal Ungaran, Semarang sangat antusias mengikuti acara yang baru pertama kali diikutinya tersebut.

“Dari Ungaran, Semarang mumpung liburan jalan-jalan. Kebetulan ini ada acara seperti ini, alhamdulilah bisa mengikuti. Ya luar biasa masih bisa menikmati budaya,” ungkapnya.

Siti berharap tahun depan masih dapat mengikuti kembali acara tersebut.

“Ikut rebutan baru pertama kali ini seru. Semoga tahun berikutnya bisa mengikuti lagi. Ini dapat kacang panjang buat sayuran aja dirumah, alhamdulilah,” katanya.

Sementara itu Pengageng Sasana Wilapa Kraton Surakarta, GKR Koes Murtiyah Wandansari atau Gusti Moeng, menjelaskan bahwa ada sepasang gunungan yang dibagikan ke masyarakat. Terdiri dari gunungan pawestri dan gunungan jaler.

Baca Juga :  Berburu Berkah Garebek Besar Solo: Bakal Dipakai Jualan, Pedagang Asal Wonogiri Ini Girang Dapat Cabai dari Gunungan Jalu

“Ada sepasang gunungan, ini wujud dari pembersihan harta-harta kita yang mungkin kurang baik diterimanya. Ini bisa disucikan atau dibersihkan dengan zakat ini,” ungkapnya.

Ditanya soal Grebeg Besar yang dihari kemarin sudah dilaksanakan oleh kubu PB XIV Purboyo, Gusti Moeng enggan berkomentar.

“Saya ga mau mengomentari biar saja. Tetapi warga masyarakat itu juga sudah memegang hape. Sudah bisa melihat, sudah tau yang betul yang mana. Biar saja mereka yang menilai,” terangnya.

Meski demikian Gusti Moeng menjelaskan bahwa jika sesuai dengan aturan yang sudah disepakati. Keraton mengambil Grebeg Besar di hari kedua idul adha.

Baca Juga :  Bolone Mase Indonesia Berkurban 3 Sapi dan 6 Kambing untuk Kota Solo

“Kalau yang disepakati dan dirubah dawuhnya itu sejak bapak. Supaya memberikan kesempatan kepada sentono dan abdi dalem juga melakukan qurban di rumah masing-masing dan keluarganya. Makanya Keraton mengambil yang hari kedua,” tandasnya. Ando

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.