SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat jejaring internasional melalui kerja sama strategis dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan pendidikan bagi warga negara Indonesia di Malaysia, penguatan riset, serta internasionalisasi Muhammadiyah di kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama itu dibahas dalam kunjungan Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama jajaran Sekretariat Universitas ke KBRI Kuala Lumpur, Senin (6/7/2026). Rombongan diterima Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur Dr. Danang Waskito, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Dr. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, serta Atase Polisi Brigjen Pol. Taufik Noor Isya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas keberlanjutan berbagai program pendidikan, di antaranya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemitraan Internasional, Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK), serta pengembangan Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM) di Perlis.
Deputy Chief of Mission KBRI Kuala Lumpur, Dr. Danang Waskito, mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui berbagai program di Sanggar Bimbingan yang tersebar di Malaysia.
“Pendidikan ini bukan kerja pribadi, tetapi memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno menegaskan komitmen UMS untuk terus mengawal pengembangan UMAM sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi Muhammadiyah di Malaysia. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat dakwah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di luar negeri.
“Kami ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi simbol kehadiran dakwah di daerah minoritas,” katanya.
Selain pendidikan, UMS juga terus memperluas kolaborasi riset dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia. Salah satu capaian yang disoroti adalah tingginya kontribusi UMS dalam publikasi ilmiah bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) yang terindeks Scopus, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan Universiti Putra Malaysia (UPM) dan Universiti Teknologi Malaysia (UTM).
Pertemuan tersebut juga membahas peluang magang mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional UMS di KBRI Kuala Lumpur, kerja sama internship mahasiswa bidang kesehatan di rumah sakit Malaysia, hingga strategi penyetaraan ijazah lulusan UMAM di Indonesia.
Sebagai tindak lanjut, UMS dan KBRI Kuala Lumpur berkomitmen membentuk Joint Working Group on Education untuk mengawal pelaksanaan berbagai program kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan institusi pendidikan Muhammadiyah di Malaysia. [*]
