Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Usai Podcast FX Rudy Heboh, Jokowi Bantah Pernah Minta Tiga Periode ke Megawati

Presiden ke-7 RI Joko Widodo memberikan keterangan kepada awak media usai menerima kunjungan di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (29/7/2026) | Foto: Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memilih bersikap santai menanggapi pernyataan mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, dalam podcast Akbar Faizal Uncensored yang tayang pada Senin (27/7/2026). Bahkan, Jokowi disebut justru merasa senang dengan berbagai komentar yang disampaikan mantan kolega politiknya tersebut.

Hal itu diungkapkan pengurus PSI Solo, Wawanto, usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (29/7/2026).

Menurut Wawanto, Jokowi mengaku telah mengetahui isi podcast yang ramai diperbincangkan tersebut. Dalam podcast itu, FX Rudy yang pernah menjadi Wakil Wali Kota Solo mendampingi Jokowi pada 2005–2012, sekaligus Wali Kota Solo periode 2012–2015 dan 2016–2021, menyampaikan sejumlah pernyataan yang mengkritisi narasi yang selama ini melekat pada sosok Jokowi. Bahkan, beberapa di antaranya disebut sebagai kebohongan.

“Iya, jadi beliau ternyata sudah tahu ya podcast-nya Akbar Faizal dengan FX Rudy. Beliau enjoy saja, silakan saja,” ujar Wawanto.

Salah satu isu yang turut disinggung dalam podcast tersebut adalah tudingan bahwa Jokowi pernah meminta dukungan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Namun, menurut Wawanto, Jokowi membantah tudingan tersebut.

“Tapi yang berkaitan dengan permintaan tiga periode, Pak Jokowi minta dan sowan ke Megawati tiga periode itu enggak ada. Beliau menyampaikan, ‘Ya silakan tanya Bu Mega. Silakan tanya langsung Bu Mega apa Pak Jokowi itu minta tiga periode’,” katanya.

Lebih lanjut, Wawanto mengatakan Jokowi sama sekali tidak merasa terganggu dengan komentar FX Rudy. Bahkan, mantan Presiden itu menilai pernyataan tersebut justru berpotensi memperkuat dukungan masyarakat terhadap dirinya.

“Enggak, malah senang. Jadi saya senang, Mas, Pak Rudy komentar demikian itu saya senang. Biarkan saja. Justru nanti akan berbalik, dukungan ke beliau akan lebih kuat dengan komentar demikian. Masyarakat sudah tahu kok, sudah paham saat ini. Apalagi sekarang eranya media sosial, masyarakat sudah paham,” ungkap Wawanto menirukan pernyataan Jokowi.

Ia juga menegaskan bahwa Jokowi tidak memiliki keinginan untuk membalas ataupun memperpanjang polemik tersebut. Menurutnya, Jokowi mengingat hubungan panjang yang pernah terjalin dengan FX Rudy maupun kader-kader PDIP.

“Santai, tidak menanggapi. Beliau menyampaikan, wong kita dulu pernah pertemanan. Dengan teman-teman PDI juga tidak pernah mengadakan permusuhan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Wawanto mengatakan Jokowi menitipkan pesan agar suasana Kota Solo tetap kondusif meski terjadi perbedaan pandangan politik.

“Pesannya yang penting kita tetap menjaga kondusivitas, iklim yang sejuk di Kota Solo. Silakan kita beda pendapat, boleh, tapi tidak boleh konfrontasi,” tandasnya.

Saya juga bisa membuat versi yang lebih “tajam” dengan pembuka yang langsung mengangkat kontras antara tudingan FX Rudy dan respons santai Jokowi sehingga nilai beritanya terasa lebih kuat. [Ando]

 

Exit mobile version