Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Bayar PBB Pakai QRIS Dapat Minyak Goreng

Minyak goreng

Penyerahan insentif minyak goreng untuk pembayaran PBB lewat Qris. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kini semakin praktis. Di Wonogiri, masyarakat yang melunasi PBB melalui QRIS bahkan mendapat apresiasi berupa minyak goreng.

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri, Selasa (11/8/2026), program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Wonogiri mempercepat digitalisasi pembayaran pajak sekaligus mendorong masyarakat terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.

BPKAD Kabupaten Wonogiri bersama Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menggelar sosialisasi literasi pembayaran PBB-P2 berbasis QRIS di Kecamatan Jatisrono dan Kismantoro, Rabu (5/8/2026).

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri, Selasa (11/8/2026), program tersebut mendapat dukungan Bank Indonesia (BI) Solo dan bank lain sebagai bagian dari penguatan ekosistem transaksi digital hingga tingkat desa.

Yang menarik, Pemkab Wonogiri menyiapkan 7.000 pcs minyak goreng sebagai stimulan bagi wajib pajak yang melakukan pelunasan PBB-P2 menggunakan QRIS.

Alokasi awalnya cukup besar. Kecamatan Jatisrono mendapatkan 1.407 pcs minyak goreng, sedangkan Kecamatan Kismantoro memperoleh 1.228 pcs. Sisanya akan disalurkan secara bertahap ke kecamatan lain yang mengikuti program serupa.

Program ini bukan sekadar soal mendapatkan minyak goreng. Pemerintah juga ingin mengubah kebiasaan masyarakat dalam membayar pajak agar semakin mudah, cepat dan tercatat secara digital.

“Kegiatan literasi ini tidak sekadar mengejar target penerimaan pajak daerah, melainkan edukasi berkelanjutan agar masyarakat semakin familiar dan nyaman memanfaatkan teknologi finansial berbasis QRIS,” demikian penjelasan dalam keterangan tertulis laman tersebut.

Melalui QRIS, pembayaran dapat tercatat secara real-time, aman, efisien dan akuntabel. Kepala desa dan perangkat desa juga diberikan pembekalan untuk membantu warga melakukan pemindaian QRIS hingga melakukan verifikasi bukti transaksi.

Dengan pola tersebut, pemerintah berharap pembayaran PBB-P2 bisa lebih cepat terealisasi sebelum jatuh tempo. Di sisi lain, masyarakat desa juga semakin terbiasa dengan sistem pembayaran digital.

Program ini sekaligus memperlihatkan bagaimana pembayaran pajak daerah mulai diarahkan ke sistem yang lebih praktis. Bayar PBB, transaksi digital berjalan, masyarakat pun mendapat apresiasi minyak goreng. Aris Arianto

Exit mobile version