WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah kandang kambing milik warga di Dusun Kepek RT 01/RW 11, Desa Sempukerep, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Minggu (2/8/2026) malam. Kobaran api diduga dipicu bediang atau perapian yang digunakan sebagai penghangat ternak sekaligus pengusir serangga, kemudian ditinggalkan saat pemilik menghadiri pengajian.
Beruntung, seluruh hewan ternak yang berada di dalam kandang berhasil diselamatkan meski bangunan kandang mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, mewakili Kepala Bidang Damkar Wonogiri Joko Prayitno serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Wonogiri Joko Susilo, mengungkapkan laporan kebakaran diterima petugas saat regu piket sedang bersiaga.
Sebanyak enam personel Damkar Wonogiri langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak merembet ke area lain.
Proses penanganan berlangsung mulai pukul 20.40 WIB hingga 22.50 WIB dan berjalan aman serta terkendali.
Berdasarkan laporan petugas, kebakaran bermula ketika pemilik membuat bediang di dalam kandang sebagai penghangat kambing. Setelah itu, lokasi ditinggalkan untuk menghadiri kegiatan pengajian.
“Beberapa saat kemudian, salah seorang anggota keluarga yang masih berada di rumah hendak memberi makan ternak. Namun setibanya di kandang, api sudah membesar dan membakar bangunan,” ungkap Sriyanto Kembo.
Melihat kondisi tersebut, keluarga korban segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman secara manual. Karena kobaran api terus membesar, warga kemudian menghubungi Damkar Wonogiri agar segera mengirimkan bantuan.
Regu piket Damkar yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian kebakaran (TKK), petugas segera melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terbakar guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Upaya pemadaman dilakukan bersama unsur gabungan sehingga api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif cepat.
✓ Unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran:
🟢 Damkar Kabupaten Wonogiri
🟢 Relawan TRC Sidoharjo
🟢 Polsek Sidoharjo
🟢 Koramil Sidoharjo
🟢 Warga sekitar
Koordinator Lapangan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo, menyampaikan proses pemadaman berlangsung lancar hingga tahap pendinginan selesai dilaksanakan.
“Pemadaman api dan pendinginan berjalan lancar, aman dan terkendali,” terang Sriyanto Kembo.
Meski bangunan kandang mengalami kerusakan akibat terbakar, terdapat kabar yang melegakan karena seluruh kambing yang berada di dalam kandang berhasil dievakuasi sehingga tidak ada ternak yang menjadi korban.
Petugas juga memastikan api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi berkat respons cepat warga dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Dia membeberkan peristiwa ini menjadi warning penting agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka, terutama di area yang banyak terdapat bahan mudah terbakar seperti jerami, kayu, pakan ternak, maupun kandang berbahan bambu dan kayu.
Sebelum meninggalkan lokasi, masyarakat diimbau memastikan sumber api benar-benar padam untuk mengurangi potensi kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian material.
Dalam operasi tersebut, enam personel Damkar Wonogiri yang diterjunkan ke lokasi terdiri atas:
✓ Suswanto
✓ Anjar Teguh P.
✓ Ervin Ikhsan Purnama
✓ Prihantoro Havid
✓ Rony S.
✓ Anton
Damkar Wonogiri kembali mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih kering dan api lebih mudah menyebar apabila tidak segera ditangani. Aris Arianto
