WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tidak semua penampilan memukau lahir dari latihan di studio tari atau didampingi pelatih profesional. Di sebuah teras rumah di Sanggrahan, Ngadirojo Kidul, Kabupaten Wonogiri, semangat, kedisiplinan, dan dukungan seorang ibu justru menjadi kunci lahirnya penampilan yang berhasil mencuri perhatian ratusan pasang mata.
Momen itu terjadi saat Asyifa Qotrunnada (9), siswi kelas 3 SD asal Sanggrahan, tampil membawakan Tari Wonderland dalam pembukaan Pekan Olahraga Desa (Pordes) Bola Voli Gemawang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Senin (3/8/2026) malam.
Di hadapan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, anggota DPRD, Forkopimcam, kepala desa/lurah se-Kecamatan Ngadirojo, hingga masyarakat yang memadati arena pembukaan, Asyifa menampilkan gerakan tari dengan penuh percaya diri. Senyum yang terus menghiasi wajahnya berpadu dengan gerakan yang luwes membuat penonton beberapa kali memberikan tepuk tangan meriah.
Di balik penampilan tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang menginspirasi. Tidak ada jadwal latihan di sanggar tari, tidak pula instruktur profesional yang mendampingi. Seluruh proses latihan dilakukan di rumah dengan pendampingan sang ibu.
Setiap sore, teras rumah menjadi ruang latihan. Musik diputar menggunakan perangkat sederhana, sementara sang ibu membimbing setiap gerakan hingga putrinya mampu menghafal seluruh rangkaian tarian.
“Kami latihan tiap sore di teras rumah. Saya yang puterin musik dan ngajarin gerakannya ke Dek Asyifa. Alhamdulillah dia semangat dan cepat hafal,” ujar Ibu Arum.
Rutinitas latihan yang dilakukan hampir setiap hari menjadi bekal utama bagi Asyifa sebelum tampil di hadapan para pejabat dan masyarakat. Kesabaran sang ibu dalam mendampingi, ditambah kemauan belajar yang tinggi dari Asyifa, membuat setiap gerakan terlihat semakin matang.
Latihan tidak hanya berfokus pada menghafal gerakan. Ekspresi wajah, kekompakan dengan irama musik, hingga keberanian tampil di depan banyak orang juga terus diasah selama proses latihan di rumah.
Hasilnya terlihat jelas ketika lampu panggung menyala dan musik mulai dimainkan. Asyifa mampu menampilkan Tari Wonderland dengan penuh penghayatan. Penonton larut menikmati setiap gerakan yang ditampilkan hingga tepuk tangan menggema sepanjang pertunjukan.
Penampilan tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati Wonogiri yang hadir secara langsung pada pembukaan Pordes.
“Saya sangat mengapresiasi semangat adik Asyifa. Belajar sendiri di rumah bersama Ibu tapi bisa tampil sebagus ini di depan banyak orang. Ini bukti anak Wonogiri punya bakat luar biasa,” ujar Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Apresiasi itu menjadi penghargaan tersendiri bagi Asyifa dan keluarganya. Bagi mereka, keberhasilan bukan hanya soal tampil di atas panggung, tetapi juga tentang proses panjang yang dijalani dengan penuh kesabaran dan konsistensi.
Antusiasme masyarakat pun semakin menambah semarak pembukaan Pordes Bola Voli Gemawang tahun ini. Kehadiran anggota DPRD, Forkopimcam, kepala desa, lurah se-Kecamatan Ngadirojo, beserta ratusan warga menjadi saksi bagaimana seorang anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya berkat latihan yang dilakukan secara rutin dari rumah.
Kisah Asyifa menjadi pembuktian bahwa bakat akan berkembang ketika dipadukan dengan kemauan belajar dan dukungan keluarga. Teras rumah yang setiap sore menjadi tempat berlatih kini telah mengantarkannya tampil di panggung besar dan mendapatkan apresiasi langsung dari pimpinan daerah.
Semangat yang ditunjukkan Asyifa diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan potensi, menekuni bidang yang disukai, serta berani menunjukkan kemampuan terbaik melalui latihan yang konsisten. Dari rumah yang penuh cinta, mimpi besar dapat mulai dibangun, satu gerakan demi satu gerakan. Aris Arianto
