WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pelaku UMKM di Pasar Dhoplang, Dusun Kembar Desa Pandan Kecamatan Slogohimo Wonogiri, mulai mendapat pendampingan untuk mempercepat proses sertifikasi halal produk. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.
Kegiatan literasi dan pendampingan sertifikasi halal digelar Pusat Halal Center (PHC) 8 Ponorogo, Senin (10/8/2026), dengan melibatkan perwakilan STAIMAS Wonogiri dan STABN.
Tidak hanya menjelaskan konsep halal, peserta juga mendapat pendampingan mengenai bahan, proses produksi, hingga dokumen yang perlu disiapkan dalam pengajuan sertifikasi. Dengan pendampingan langsung, pelaku usaha diharapkan tidak lagi kesulitan memahami tahapan sertifikasi halal.
Kegiatan tersebut turut melibatkan tiga mahasiswa STAIMAS Wonogiri, yakni Ervina Rahmawati, Fisna Ali Nur Hija, dan Muhammad Fahmi. Ketiganya tengah menjalani Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM).
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman langsung dalam membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil yang membutuhkan pemahaman mengenai legalitas serta jaminan kehalalan produk.
Sertifikasi halal juga tidak sekadar berkaitan dengan pemenuhan administrasi. Bagi UMKM, status halal dapat menjadi nilai tambah yang membantu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan konsumen ketika memilih produk.
Pasar Dhoplang sendiri menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan beragam produk lokal. Jika semakin banyak produk yang memiliki sertifikasi halal, peluang untuk memperluas pemasaran pun terbuka lebih besar.
Kolaborasi perguruan tinggi, mahasiswa, pendamping halal dan pelaku usaha tersebut diharapkan berlanjut melalui pendampingan berikutnya. Targetnya, semakin banyak UMKM Pasar Dhoplang mampu memenuhi persyaratan sertifikasi halal dan memiliki legalitas usaha yang lebih kuat.
Pada akhirnya, sertifikasi halal bukan hanya soal label pada kemasan. Bagi pelaku UMKM, proses tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun usaha yang lebih tertib, dipercaya konsumen, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas. Aris Arianto
