Beranda Daerah Wonogiri Bukan Cuma Jago ChatGPT! UMKM Disabilitas Jatipurno Mulai Dibekali AI, Produk Lokal...

Bukan Cuma Jago ChatGPT! UMKM Disabilitas Jatipurno Mulai Dibekali AI, Produk Lokal Siap Gebrak Pasar Digital

Pelatihan ai
Pelatihan AI dan digital marketing di Kecamatan Jatipurno Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Teknologi kecerdasan buatan alias akal imitasi (AI) mulai dikenalkan lebih dekat kepada pelaku UMKM disabilitas hingga perangkat desa di Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Bukan sekadar belajar teknologi, pelatihan ini diarahkan agar kemampuan digital benar-benar bisa dipakai untuk bekerja, berjualan, dan mengembangkan potensi desa.

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri, Rabu (12/8/2026), kegiatan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan Digital Marketing digelar di Pendopo Kecamatan Jatipurno, Kamis (6/8/2026). Pesertanya berasal dari Kelompok UMKM Disabilitas, Karang Taruna, perangkat desa, serta masyarakat umum.

Camat Jatipurno Nur Dhana Setiawan mengatakan kegiatan dihelat bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonogiri serta Korwilcambidik Kecamatan Jatipurno.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus bisa diakses semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas yang selama ini aktif menjalankan berbagai usaha.

“Keterbatasan fisik tentunya tidak akan menyurutkan semangat teman-teman semua untuk terus berkarya. Ada yang menjadi penjahit, pedagang, dan produsen makanan di kelas UMKM. Semuanya berhak mendapatkan fasilitasi dari pemerintah untuk penguatan kapasitas, khususnya dalam bidang digital marketing, agar semakin cakap pula bersaing di pasar digital,” kata Nur Dhana.

Baca Juga :  647 Siswa SMPN 2 Giritontro Tidur di Tenda, Bangun dengan Tanggungjawab, Kemah AMERTA 3 Jadi Kawah Candradimuka

Pelatihan tidak berhenti pada pemasaran digital. Peserta juga dikenalkan dengan pemanfaatan AI secara praktis untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Teknologi AI diarahkan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari efisiensi pekerjaan kantor, pengelolaan informasi, hingga membantu pelaku UMKM menyusun strategi pemasaran produk secara digital.

Bagi pemuda Karang Taruna dan perangkat desa, penguasaan AI juga dinilai penting agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan pemuda dan perangkat desa dalam menguasai teknologi, khususnya AI. Semoga ilmu yang didapatkan hari ini dapat diaplikasikan dengan baik serta bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari dan peningkatan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan tersebut sekaligus menunjukkan perubahan kebutuhan di tingkat desa. Kemampuan membuat produk saja kini tidak cukup. Pelaku UMKM juga dituntut mampu memotret peluang pasar, membuat materi promosi, mengelola informasi, hingga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Baca Juga :  Innalillahi, Minta Diantar Pulang ke Manyaran, Pria 28 Tahun di Wonogiri Ditemukan Meninggal di Kandang Ayam Tak Terpakai

Pemerintah Kecamatan Jatipurno berharap penguasaan AI dan pemasaran digital dapat membuka ruang lebih besar bagi UMKM disabilitas, pemuda, serta pemerintah desa untuk berinovasi dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Jika pemanfaatannya konsisten, teknologi yang selama ini identik dengan dunia industri dan perusahaan besar tersebut justru bisa menjadi alat baru bagi pelaku usaha kecil di tingkat desa untuk memperluas pasar. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.