Site icon JOGLOSEMAR NEWS

UNS Dorong Digitalisasi UMKM Kebumen dan Bantu Mesin Pengering Gabah

Tim Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyerahkan mesin pengering gabah kepada mitra Putra Nasida di Grogol Beningsari, Petanahan, Kebumen, Kamis (30/7/2026) | Foto: Istimewa

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya meningkatkan produktivitas dan memperluas pemasaran UMKM terus dilakukan Universitas Sebelas Maret (UNS). Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), tim UNS menyerahkan mesin pengering gabah sekaligus website penjualan kepada mitra Putra Nasida di Grogol Beningsari, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada 30 Juli 2026 dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementrian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang bekerja sama dengan UNS..

Tim PKM UNS bersama mitra Putra Nasida melakukan pengecekan dan pelatihan pengoperasian mesin pengering gabah di lokasi mitra di Grogol Beningsari, Petanahan, Kebumen | Foto: Istimewa

Mesin pengering gabah yang diserahkan memiliki kapasitas hingga 300 kilogram. Alat tersebut dirancang menggunakan teknologi modern dengan dilengkapi sistem pengaduk otomatis, pengaturan suhu presisi, serta pemanas atau heater.

Teknologi tersebut memungkinkan proses pengeringan gabah berlangsung lebih optimal dan merata. Selain itu, pengaturan suhu yang presisi diharapkan dapat mencegah gabah mengalami gosong maupun menghasilkan bau sangit yang dapat menurunkan kualitas.

Seperti ini profil mesin pengering gabah bantuan Tim PKM UNS yang diserahkan kepada mitra Putra Nasida di Grogol Beningsari, Petanahan, Kebumen. Mesin berkapasitas hingga 300 kilogram tersebut dilengkapi sistem pengaduk otomatis dan pengaturan suhu untuk mendukung proses pengeringan gabah yang lebih merata dan optimal | Foto: Istimewa

“Penggunaan teknologi pengaduk otomatis dan pengatur suhu ini memastikan proses pengeringan gabah berjalan optimal. Gabah terkeringkan secara merata tanpa risiko gosong maupun meninggalkan bau sangit yang biasanya menurunkan kualitas,” ujar Ketua Tim PKM UNS saat ditemui di lokasi penyerahan, Kamis (30/7/2026).

Tidak hanya menyerahkan mesin, tim PKM UNS juga memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan alat kepada pengelola serta staf produksi Putra Nasida.

Pelatihan tersebut diberikan agar mitra mampu mengoperasikan mesin secara aman dan efisien sekaligus melakukan pemeliharaan secara berkala.

Bagi Putra Nasida, bantuan tersebut menjadi solusi atas kendala pengeringan yang selama ini masih bergantung pada kondisi cuaca.

“Sebelumnya proses pengeringan sangat bergantung pada cuaca, dan pengeringan manual sering kali memakan waktu lama. Kehadiran mesin pengering ini serta website penjualan sangat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar,” ungkap perwakilan Putra Nasida.

Selain mendukung aspek produksi, tim UNS juga mendorong digitalisasi pemasaran dengan memfasilitasi pembuatan dan menyerahkan website penjualan resmi kepada mitra.

Website tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas jangkauan pemasaran produk sekaligus meningkatkan penjualan Putra Nasida secara berkelanjutan.

Program pengabdian masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya UNS dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kualitas pengolahan hasil pertanian pada skala UMKM.

Dengan dukungan teknologi produksi dan digitalisasi pemasaran, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas Putra Nasida sekaligus menjadi model pemberdayaan teknologi yang aplikatif bagi UMKM di Kebumen dan sekitarnya. [*]

Exit mobile version