JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dituduh Terima Mahar di Pilkada Karanganyar, Petinggi Gerindra Sumpah-Sumpah

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro didampingi Ketua DPC, Yulianto saat menggelar pertemuan kader di Minggu (21/1/2018). Foto/JSnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro didampingi Ketua DPC, Yulianto saat menggelar pertemuan kader di Minggu (21/1/2018). Foto/JSnews

KARANGANYAR – Isu mahar politik yang dialamatkan untuk petinggi Gerindra Karanganyar dan Tim 9 atas rekomendasi Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih membuat kubu Gerindra gerah bukan kepalang. Mereka pun langsung membuat pernyataan sikap dan bersumpah bahwa itu hanyalah fitnah.

Bantahan itu terungkap ketika DPD dan DPC melakukan klarifikasi terhadap sejumlah hal mulai dari rekomendasi  Rohadi-Ida hingga tepisan isu mahar politik ke Gerindra.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng,  Sriyanto Saputro bersama Ketua DPC Gerindra Karanganyar, Yulianto, didamping Tim 9 mengumpulkan seluruh kader dan sayap partai di DPC,  Minggu (21/1/2018).

Di hadapan kader,  mereka mengklarifikasi tudingan sejumlah pihak di media sosial bahwa mereka bermain mata dengan pihak tertentu terkait perubahan rekomendasi Gerindra dari pasangan Juliyatmono-Rober Christanto ke Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih.

Baca Juga :  Diduga Tersesat, Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Gunung Lawu Karanganyar. Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Jalur Pendakian Gegerboyo

“Biar tidak ada salah persepsi dan menjadi fitnah. Semua tahapan di DPD Jateng clear. Itu [keputusan mendukung Rohadi-Ida] langkah politik DPP. Kami paham perasaan teman-teman [DPC] yang galau, syok. Kami motivasi untuk move on. Penafsiran keliru kenapa sampai muncul isu pemecatan,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, Yulianto dan Tim 9 membagikan pesan berantai berisi kronologi pilkada Karanganyar bersama Tim 9 dan pernyataan sikap Ketua DPC Gerindra Karanganyar, Yulianto. Isi pesan itu penjelasan tentang Tim 9, prosedur mengusung paslon, rekomendasi, dan lain-lain.

Selain itu, ada lima pernyataan sikap dari Yulianto dan Tim 9. Yakni “Kami bersaksi Demi Allah SWT bahwa koalisi PKS dan Gerindra mengusung paslon Rohadi-Ida di Pilkada Karanganyar diputuskan sepenuhnya oleh DPP PKS dan Gerindra di Jakarta sehingga proses pendaftaran di KPU diambil alih DPP.

Baca Juga :  Bakar Bendera PKI, Aliansi Masyarakat Karanganyar Tolak RUU HIP & Desak DPR Cabut Selamanya Dari Prolegnas

Kemudian, kami bersaksi Demi Allah SWT bahwa tuduhan Ketua, Sekretaris DPC Karanganyar dan Tim 9 menerima mahar dan bermain atas rekomendasi PKS-Gerindra itu fitnah yang kejam.

Poin ketiga berbunyi “Kami tunduk dan patuh terhadap keputusan Ketua Dewan Pembina dan DPP. Dua poin terakhir,  “Kami meminta Rohadi-Ida membangun komunikasi yang lebih baik dan beretika sehingga kami akan menyosialisasikan diri kepada struktur DPC, PAC, dan ranting, seluruh masyarakat di Karanganyar. Wardoyo