loading...

Ilustrasi

SRAGEN–  Musibah di perairan waduk kedung ombo (WKO)  kembali terjadi. Seorang pelajar SMK Muh 6 Gemolong,  Arjuna Rinaldhi (16) dilaporkan hilang saat berenang di WKO sekitar Dukuh Pelembinatur Desa Gilirejo Baru,  Miri,  Sabtu (21/1/2018) siang.

Diduga kuat,  korban hilang akibat tenggelam atau tersangkut jaring karamba. Hingga tadi malam,  korban belum ditemukan meski pencarian dilakukan oleh tim gabungan sejak sore hari.

Data yang dihimpun Joglosemarnews.com,  siswa kelas XII asal Kampung Cengklik,  Rayung,  Grobogan itu dilaporkan hilang sekitar pukul 11.00 WIB. Menurut keterangan saksi-saksi,  korban bersama tiga orang temannya,  Cholis,  Rio dan Tomo bermaksud menggelar pesta bakar ikan di karamba milik Sukarno, warga Gilirejo Baru.

Mereka datang sekitar pukul 23.00 WIB dan kemudian membakar ikan sampai dini hari. Empat sekawan itu kemudian bermalam di karamba dan bangun sekitar pukul 10.00 WIB.

Selesai bangun,  mereka mandi dengan terjun dari atas karamba. Namun ketiga teman korban kemudian kaget ketika korban mendadak tidak muncul ke permukaan.

Mendapati hal itu,  ketiga rekan siswa malang itu kemudian melapor ke pemilik karamba yang diteruskan ke Polsek setempat. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya laporan orang tenggelam di WKO tersebut. Titik hilangnya korban terdeteksi dalam jarak 200 meter dari tepian dan di perairan WKO yang berkedalaman 15 meter.

Loading...

Sesaat setelah menerima laporan,  tim Polsek Miri langsung berkoordinasi dengan tim gabungan dari BPBD, SAR,  PMI untuk melakukan penyisiran.

“Sampai saat ini masih dilakukan pencarian, ” ujarnya.

Sementara,  informasi dari relawan PMI menyebutkan sekitar pukul 18.00 WIB,  upaya pencarian terpaksa dihentikan karena faktor kondisi gelap. Tim dijadwalkan akan kembali melanjutkan pencarian keesokan harinya.  Wardoyo

 

Loading...