loading...
Loading...
Tim Polsek Gemolong saat memberikan pembinaan terhadap tujuh anak punk asal Karanganyar yang ditangkap Minggu (7/1/2018). Dok/Polres

SRAGEN– Sebanyak tujuh anak punk diamankan oleh tim Unit Reskrim Polsek Gemolong Minggu (7/1/2018). Mereka terpaksa digelandang ke Mapolsek karena dinilai berkeliaran dengan tampang yang berpotensi meresahkan warga.

Ketujuh anak punk itu diamankan oleh tim patroli Polsek setempat yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek, Ipda Mujiyanto. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP SAptiwi mengungkapkan ketujuh anak punk itu ditangkap ketika tengah melintas di Jalan Sukowati, Gemolong.

Baca Juga :  Pesta Sabu di Jenar Sragen Digerebek Polisi. Satu Warga Ditangkap dan Dijebloskan Bui, Satu Berhasil Kabur

“Mereka terpaksa diamankan agar tidak berulah dan mengganggu ketertiban,” paparnya kepada Joglosemarnews.com, Minggu (7/1/2018).

Setiba di Polsek, mereka langsung digeledak untuk memastikan ada tidaknya barang terlarang yang dibawa. Saat digeledah, tidak ditemukan benda terlarang maupun senjata tajam. Namun ketika diperiksa identitasnya, tak satu pun yang bisa menunjukkan kartu identitas.

Baca Juga :  Cek Proyek Revitalisasi Rp 225 Miliar di PG Mojo Sragen, Komisi VI DPR RI Sebut Target Swasembada Gula Bisa Ambyar Tanpa Roadmap Jelas. Ingatkan Motif Importir Pemburu Rente!  

“Agar tidak meresahkan dan mengganggu ketertiban, akhirnya mereka hanya diberikan pembinaan dan kemudian dipulangkan kembali ke daerah asalnya,” terangnya.

Meski tak membawa identitas, dari keterangan salah satu anak punk di hadapan petugas, mereka datang dari Batu Jamus, Karanganyar. Sedianya mereka hendak menuju ke Kudus untuk berkumpul dengan komunitas yang sama. Wardoyo

 

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.