JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Sampai 24 Jam, 3 Pemuda Pelaku Penyerangan Pendekar Kera Sakti Dibekuk. Lima Tersangka Masih Diburu

Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto (kiri) saat memimpin penyidikan terhadap salah satu pemuda pelaku penyerangan dan pengeroyokan pendekar kera sakti di Mondokan, Senin (8/1/2018). Foto/JSNews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto (kiri) saat memimpin penyidikan terhadap salah satu pemuda pelaku penyerangan dan pengeroyokan pendekar kera sakti di Mondokan, Senin (8/1/2018). Foto/JSNews

 

SRAGEN–  Tak butuh waktu lama,  Polres Sragen dan Polsek Mondokan berhasil mengungkap pelaku penyerangan dan pengeroyokan enam pendekar perguruan silat Kera Sakti di Mondokan,  Sragen. Tiga pelaku langsung dibekuk kurang dari 24 jam sejak kejadian Minggu (7/1/2018) dinihari.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengungkapkan ketiga pelaku diringkus setelah melalui pendalaman dan penyelidikan intensif oleh tim. Berkat kesigapan tim,  tiga dari delapan pelaku penyerangan yang melukai dua pendekar Kera Sakti itu diringkus Senin (8/1/2018).

Baca Juga :  Kabar Baik Obyek Wisata Gunung Kemukus Sragen Kembali Dibuka. Namun Pengunjung Diminta Patuhi Protokol dan Syarat Ini!

Ketiga pelaku yang langsung ditetapkan tersangka itu masing-masing Ribut Setiawan Prayogo (28) warga Dukuh Cranggang RT 25, Gemantar,  Mondokan, Perianto alias Feri (21) warga Dukuh Gemantar RT 20, dan Sujiyanto alias Togog (21) warga Dukuh Kukunrejo RT 22, Gemantar,  Mondokan.

“Ketiga tersangka sudah langsung diamankan di Polres. Masih ada lima lagi yang saat ini masih dalam pengejaran, ” paparnya Senin (8/1/2018).

Baca Juga :  Bos Investasi Semut Rangrang CV MSB Sugiyono Ditangkap Polda Jateng, Adik Kandungnya Meninggal Dunia Sehari Setelah Penangkapan

Kapolsek Mondokan,  AKP Kabar Bandiyanto menyampaikan tersangka ditangkap berikut barang bukti sepeda motor Honda Beat AD 2674 AVE, potongan bambu ukuran satu meter yang diduga sebagai sarana melakukan tindakan.

“Saat ini kami masih mengintensifkan pengembangan untuk mengejar lima pelaku yang kabur,” pungkasnya. Wardoyo


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here