loading...
Loading...
Tribunnews

 

DEPOK –  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mantan Gubernur DKI Jakarta ternyata  kurang lebih dua bulan belakangan ini tidak dijenguk oleh keluarga maupun penasehat hukumnya.

Bahkan, saat  Perayaan Imlek 2569, Jumat (16/2/2018) keluarga ataupun kuasa hukumnya tak ada yang mendatangi rumah tanahan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat tempat dimana Ahok dipenjara.

Hal itu disampaikan salah satu petugas kepolisian yang berjaga di Mako Brimob Kelapa Dua kepada Tribunnews, Jumat (16/2/2018).

Baca Juga :  Ternyata Abdul Basith Kerap Ikut Demo, Mulai dari Demo MK hingga Aksi Bela Islam 411

“Tidak ada hari ini keluarga yang hadir. Sudah dua bulan ini pak Ahok tidak terima tamu dan tidak ada yang jenguk,” kata petugas tersebut.

Bahkan, petugas itu pun menyebut, ketidakhadiran keluarga maupun penasehat hukum untuk tidak menjenguk, diminta langsung oleh Ahok.

Pasalnya, mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengaku tidak ingin terima tamu dua bulan belakangan ini.

Baca Juga :  Pengantin Baru Tewas Berpelukan di Bawah Puing-puing Longsor Cianjur

“Itu permintaan pak Ahok sendiri,” terangnya.

Sementara itu, Tribunnews mencoba mengkonfirmasi dan menghubungi Penasehan Hukum Ahok, I Wayan Sudirta terkait kabar tersebut.

Namun, pesan singkat melalui aplikasi chat Whatsapp oleh awak Tribunnews kepada Wayan tidak mendapat respon.

Bahkan, Wayan tidak membaca pesan tersebut meski aplikasi Whatsappnya dalam kondisi aktif.

Awak Tribunnews juga mencoba mengkonfirmasi kepada adik Ahok, Fifi Lety Indra terkait kabar akan mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob, namun, ia tak merespon pesan singkat awak Tribunnews.

Baca Juga :  Tuduh Kasus Penusukan Wiranto Cuma Rekayasa, Hanum Rais Dilaporkan Polisi

Hingga kini, belum diketahui alasan mengapa Ahok enggan ditemui oleh keluarga maupun penasehat hukumnya.

Saat ini, Ahok sedang menghadapi proses perceraiannya dengan sang istri, Veronica Tan.

Sampai saat ini, kasus perceraian itu pun masih dalam tahap pembuktian dari pihak Ahok seperti dalam persidangan di PN Jakarta Utara, Rabu (14/2/2018). Tribunnews

Loading...