WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Momen menegangkan terjadi di wilayah Nangger, Nambangan Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Seekor sapi yang semula akan dikirim untuk keperluan kurban warga Kaliancar justru lepas saat proses pemuatan dan berakhir terperosok ke dalam parit sedalam sekitar 1,5 meter.
Insiden ini membuat proses evakuasi berlangsung dramatis hingga harus melibatkan tim Damkar Wonogiri, SAR, BPBD serta warga sekitar. Evakuasi bahkan memakan waktu hampir lima jam sebelum akhirnya sapi berhasil diangkat dari dasar parit.
Berdasarkan laporan petugas Damkar Wonogiri, kejadian bermula pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu Margono hendak mengirim sapi kurban milik warga Kaliancar, Selogiri.
Koordinator lapangan Sriyanto Kembo mewakili Kepala Bidang Damkar Joko Prayitno serta Kasatpol PP Wonogiri Joko Susilo mengatakan ketika proses menaikkan sapi ke kendaraan pengangkut berlangsung, hewan tersebut mendadak lepas kendali. Bukannya menuju kendaraan, sapi justru berlari ke area lahan kosong di kawasan Nangger, Nambangan, tepat di wilayah utara RS PKU Nambangan Selogiri.
Situasi berubah genting ketika sapi terperosok ke parit dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Kondisinya semakin berat karena bagian parit dialiri air sehingga tubuh sapi ikut terendam.
“Akibat benturan saat terjatuh, kaki kiri belakang sapi dilaporkan mengalami patah sehingga hewan tersebut tidak dapat bergerak,” jelas Sriyanto Kembo.
Laporan mengenai kejadian itu diterima Damkar Wonogiri dari Anton Tri Wibowo sekitar pukul 18.13 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Damkar R3 langsung diterjunkan ke lokasi dengan kekuatan delapan personel.
Petugas yang terlibat dalam operasi terdiri dari:
🟢 Setyo Pamungkas
🟢 Rudi Hartanto
🟢 Gunawan Endro
🟢 Juni Hariyadi
🟢 Sidik Hudi A
🟢 Supriyanto
🟢 Nanda Ari P
🟢 Rio Adi P
Proses pengangkatan berlangsung cukup lama karena kondisi sapi yang tidak bisa bergerak dan posisi terjebak di area sempit serta berlumpur. Tim gabungan harus bekerja hati-hati agar proses evakuasi tidak memperparah kondisi hewan tersebut.
Setelah upaya panjang selama berjam-jam, sapi akhirnya berhasil diangkat dari parit dan evakuasi dinyatakan berjalan lancar serta terkendali.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi menjelang momentum Iduladha, saat aktivitas distribusi dan pengiriman hewan kurban mulai meningkat di berbagai wilayah. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















