JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Duh, Pasutri Ini Tega-teganya Sekap Anak Angkat 12 Jam di Toilet

Ilustrasi/Tribunnews

Mendidik anak memang menjadi kewenangan orang tua. Namun hati-hati, karena perlakuan yang keterlaluan bisa menjeruskan orang berperkara dengan aparat berwajib.

Pasangan suami istri di Arizona, Amerika Serikat ini, dikenai dakwaan karena mengunci anak-anak angkat mereka hingga 12 jam dengan hanya dilengkapi ember untuk toilet.

Benito dan Carol Gutierrez dituduh menyekap ke empat anak angkat mereka, yang berusia antara enam hingga 12 tahun, di dalam ruangan terkunci tanpa cahaya atau makanan.

Kejadian ini baru diketahui polisi setelah salah satu anak dari mereka berhasil lolos dan meninggalkan rumah yang terletak di Tucson itu.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Ia kemudian  masuk ke dalam sebuah toko untuk menelepon seorang kerabatnya, namun seorang karyawan toko menghubungi polisi karena penampilan bocah laki-laki itu tampak mengkhawatirkan.

Kepolisian Pima County mengatakan, para petugas kemudian mendatangi rumah yang disebutkan bocah itu, dan menemukan anak-anak itu “selama 12 jam setiap harinya disekap di kamar-kamar terpisah, dikunci dari luar, tanpa makanan, minum, lampu, atau kamar mandi”.

Polisi menuturkan anak-anak itu- kesemuanya bersaudara kandung, diadopsi oleh pasangan suami istri itu – tidak menyadari bahwa mereka hidup dalam kondisi ganjil. Mereka adalah siswa-siswa yang pintar dan tidak mempunyai masalah di sekolah.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Pasangan suami istri itu sudah melewati berbagai pemeriksaan latar belakang yang diperlukan untuk mendapat izin mengadopsi anak-anak itu, kata Detektif Pat Willson.
Kini mereka didakwa dengan pasal kekerasan terhadap anak.

Bulan lalu, pasangan suami istri lainnya di California ditahan setelah polisi menemukan 13 anak mereka disekap di dalam rumah.
David Allen Turpin dan Louise Anna Turpin ditahan atas tuduhan penyiksaan dan penganiayaan anak-anak. Polisi mengatakan beberapa anak mereka “dibelenggu di ranjang mereka dengan rantai dan gembok”. Tribunnews