JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jalan Mondokan-Sukodono Ambrol Sepanjang 10 Meter dan Sangat Membahayakan. Pengendara Diminta Hati-Hati

Garis polisi dipasang di jalur Mondokan-Sukodono tepatnya di Dukuh Grogol, Kedawung yang longsor, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo
Garis polisi dipasang di jalur Mondokan-Sukodono tepatnya di Dukuh Grogol, Kedawung yang longsor, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN– Hujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir memicu longsor di jalan raya Mondokan-Sukodono. Longsor terjadi di jalur wilayah Dukuh Grogol,  Desa Kedawung,  Kecamatan Mondokan.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan longsor terjadi pada Minggu (18/2/2018). Longsor terjadi pada bahu jalan sepanjang 10 meter sehingga membuat kondisi jalan menjadi tanpa bahu.

Longsoran terjadi akibat material bahu jalan amblas tergerus guyuran hujan deras.

Baca Juga :  Baru Terungkap, Ustadz Muda Sragen Habib MA Yang Meninggal Terpapar Covid-19 Ternyata Punya Penyakit Penyerta Ini. Bupati Kaget Karena Mendiang Tidak Merokok, Warga Sebut Rajin Olahraga!

“Yang terkena longsor sekitar 10 meter di Dukuh Grogol,  Kedawung. Kami dapat laporan warga dan kemudian langsung kami lakukan pengecekan ke lokasi, ” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Mondokan,  AKP Kabar Bandiyanto.

Kondisi longsor itu membuat jalan di titik kejadian,  dinilai sangat berbahaya. Atas kondisi itu,  tim langsung memasang garis polisi di sepanjang titik yang longsor sebagai tanda peringatan bagi pengendara.

Baca Juga :  Ustadznya Positif Covid-19, Ponpes El Nusa Shobo Guno di Tangkil Sragen Langsung Dilockdown Total. Pemdes dan Warga Langsung Berempati Gelar Penyemprotan Desinfektan

Meski masih bisa dilalui,  longsor membuat pengendara harus ekstra hati-hati agar tidan terperosok ke jurang.

Kapolsek menambahkan longsornya bahu jalan juga langsung dilaporkan ke Satlantas agar diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Kami juga pasang rambu peringatan agar pengendara berhati-hati. Himbauan kami pengendara bisa memperlambat kendaraannya apabila melintasi titik longsor untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, ” pungkasnya. Wardoyo