JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mobil Dinas DLH Sragen Kecelakaan. Gasak Pemotor Hingga Patah, Mobil Ditahan di Polres

ilustrasi kecelakaan
ilustrasi kecelakaan

SRAGEN– Kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas milik Pemkab Sragen terjadi di Simpang Empat Widoro,  Sragen Wetan,  Sabtu (17/2/2018) pagi. Mobil pelat merah yang diketahui merupakan mobil operasional di Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  menabrak pengendara motor yang sedang menyeberang.

Mobil yang kecelakaan itu diketahui jenis Suzuki APV bernopol AD 9505 EN. Mobil dinas itu diketahui menabrak pengendara motor Honda Vario AD 3699 AZE.

Data yang dihimpun di Mapolres Minggu (18/2/2018), kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Menurut data di kepolisian,  mobil dinas dikemudikan Ichwan Yulianto (48) asal Teguhan Kidul, Plumbungan,  Karangmalang.

Baca Juga :  3 Bulan Dilanda Krisis, Warga di Sragen Utara Langsung Sumringah Digelontor 10 Tangki Air dari Polres. Saking Senangnya Kotak Magic Com Sampai Ikut Diisi, Nenek-Nenek Pun Rela Ngantri

Ceritanya, mobil semula melaju dari arah timur sedangkan pengendara Vario,  Puji Lestari (33) warga Teguhan Kidul RT 13, melaju dari arah utara.

Sesampai di lokasi kejadian simpang empat Widoro,  kedua kendaraan sama-sama melaju. Karena jarak sangat dekat,  tabrakan pun tak terhindarkan.

Benturan keras membuat pengendara motor terjatuh. Pengendara motor diketahui mengalami luka pada paha kiri patah dan tangan kiri patah.

Baca Juga :  Awas, Ini 10 Potensi Kerawanan di Pilkada Sragen Yang Wajib Diwaspadai. Salah Satunya Kampanye Ajakan Golput, Polres Siagakan 785 Personel Amankan Saat Coblosan

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit sedangkan pengemudi mobil dinas selamat tanpa luka. Namun mobil mengalami rusak,  begitu pula motor korban.

Saat ini kedua kendaraan sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan proses lebih lanjut.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya laporan kecelakaan yang melibatkan mobil dinas pelat merah itu.

“Saat ini kasusnya masih dalam penanganan, ” paparnya. Wardoyo