KARANGANYAR-Di tengah persaingan ketat antar lembaga keuangan, tidak terkecuali Bank Perkreditan Rakyat (BPR), PT BPR Artha Daya, mampu bertahan dan berkembang dengan baik. Kinerja keuangan 2017 bahkan lebih baik dibanding tahun 2016.
Direktur PT BPR Artha Daya, R. Krisna Sulistya Putra, memaparkan hal tersebut di sela-sela rapat evaluasi dan refleksi kinerja, Sabtu (3/2/2018), bertempat di Pringgosari Hotel, Tawangmangu.
Lebih lanjut, Krisna Sulistya Putra menjabarkan kinerja keuangan tumbuh dengan baik dan sehat. Aset meningkat sampai dengan 80 persen, NPL di bawah 5 persen, LDR mencapai 97 persen, BOPO sebesar 76 persen dan ROA sebesar 7 persen.
“Optimis kinerja tahun 2018, bisa tumbuh dan berkembang dengan lebih baik lagi. Aset bisa tumbuh pada kisaran 10-20 persen, ” ungkapnya dalam rilis ke JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (6/2).
Menurutnya kiat sukses bisa tumbuh dan berkembang dalam era digital terletak pada leadership, SDM dan penerapan teknologi informasi yang terpadu. Kiat-kiat tadi harus dilaksanakan konsisten dengan komitmen bersama.
Acara dihadiri 10 peserta, terdiri dari jajaran komisaris, direksi dan pejabat eksekutif PT BPR Artha Daya. Setelah melaksanakan evaluasi 2017 dan paparan program kerja 2018, dilanjutkan refleksi dan motivasi dengan narasumber Direktur Amalia Consulting, Drs. Suharno, MM, MIPR, CA, Ak, yang berlangsung Jumat malam sampai Sabtu dinihari. Kiki Dian