JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Warga Perum Fajar Indah Protes TPS, Sekda Karanganyar Tegaskan Sudah Siapkan 2 Solusi Ini!

Samsi, Sekda Karanganyar. Foto/JSnews
Samsi, Sekda Karanganyar. Foto/JSnews

KARANGANYAR– Pemkab Karanganyar langsung merespon tuntutan warga Perumahan Fajar Indah Colomadu,  Karanganyar yang memprotes dan mendesak penutupan tempat pembuangan sampah sementara (TPS)  di dekat perumahan itu. Selain sedang mengupayakan lokasi pengganti,  Pemkab juga akan segera mengambil solusi dengan mengambil sampah jarak jauh.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda)  Karanganyar,  Samsi Selasa (6/2/2018). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sekda menyampaikan terkait persoalan itu,  Pemkab melalui dinas terkait sebenarnya sedang mengupayakan untuk mencari lahan pengganti yang akan digunakan sebagai solusi TPS baru.

Akan tetapi ada problem yang dihadapi yakni sulitnya mencari lahan pengganti di sekitar wilayah Colomadu.

“Terimakasih informasinya. Sementara baru mencari alternatif lokasi sekitar Colomadu. Tapi juga sulit, ” paparnya.

Sebagai alternatif sementara,  Pemkab akan segera menindaklanjuti keluhan warga itu dengan pengangkutan rutin sampah di TPS itu jarak jauh.

Baca Juga :  Dianggarkan Sejak 2019, Pembangunan Masjid Agung Karanganyar Belum Juga Dimulai. Proyek Halaman Satreskrim Senilai Rp 400 Juta Harus Ditender Ulang, Ada Apa Gerangan?

Solusi ini dinilai paling logis dilakukan sementara sehingga tidak ada tumpukan sampah di TPS itu sembari menunggu solusi pencarian lahan pengganti.

“Segera nanti ada solusi angkut rutin jarak jauh, ” jelasnya.

Tumpukan sampah yang kian hari kian menggunung di TPS dekat Fajar Indah Colomadu. Foto/JSnews

Sebelumnya, warga Perumahan Fajar Indah Colomadu, Karanganyar mendesak agar Pemkab menutup lokasi tempat pembuangan sementara (TPS)  di tepi Jalan Permata Timur,  tepatnya di Perumahan Fajar Permata. Pasalnya keberadaan TPS yang belakangan makin menggunung sampahnya itu sudah semakin meresahkan warga perumahan terutama dampak bau dan lalat yang ditimbulkan.

“Sebenarnya sudah lama kami warga perumahan keberatan bila tempat sampah tersebut dijadikan tempat pembuangan sementara. Tetapi sampai sekarang nggak pernah direspon. Malah jadi tempat pembuangan sampah satu kelurahan,” papar Anton,  salah satu tokoh Perum Fajar Indah,  Senin (5/2/2018).

Baca Juga :  Hasil Swab Berubah-Ubah, Keluarga Pak RT Buran Karanganyar Yang Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri Dulu. Hikmah Positifnya, Kades Sebut Warga Makin Waspada dan Perketat Protokol Kesehatan!

Celakanya lagi,  kata dia, jumlah sampah yang dibuang kian hari kian bertambah seiring dengan makin banyaknya penduduk yang membuang sampah kr TPS itu. Ia mencatat setidaknya rata-rata setiap hari ada 5-10 gerobak sampah yang dibuang ke TPS.

Jumlah itu belum ditambah sampah-sampah buangan dari warung makan,  penjual sayuran dan pedagang lain yang juga menjadikan TPS itu sebagai pembuangan.

“Bisa dibayangkan, bagaimana kondisinya. Kami yang akhirnya kena dampaknya.  Sekarang apalagi musim hujan,  baunya minta ampun. Dan yang jelas lalat makin banyak masuk perumahan sampai ular pun mulai masuk ke lingkungan perumahan, ”  tuturnya. Wardoyo