JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pilkada Karanganyar, Wartawan dan Netizen Deklarasi Damai

Deklarasi damai
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Deklarasi damai

KARANGANYAR– Para jurnalis yang bertugas di Karanganyar yang saat ini akan menggelar pemilihan kepala daearah (Pilkada), diminta untuk menjaga netralitas, dan menulis pemberitaan secara berimbang. Hal tersebut dikatakan ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa, usai deklarasi kampanye damai para Nitizen dan wartawan, di Mapolres Karanganyar, Jumat (16/02/2018) malam.

Menurut Kustawa, Pers punya peran yang penting dalam pelaksananaan pemilu berkualitas. Masyarakat membutuhkan informasi seluas-luasnya terkait pemilu, namun pers harus menyajikannya secara adil dan netral. Wartawan, lanjut Kustawa,  harus tetap pada posisi yang sama yakni netral dan independen. Dalam pemberitaan, semua harus diberi kesempatan yang sama tanpa harus melanggar aturan.

Baca Juga :  Hoki Banget, Abang Ojol Ini Dapat Orderan dari Penyanyi Rossa. Langsung Duet via Chat dan Foto Bareng

“ Kita berharap agar pers tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak dalam pemberitaan. Jika salah satu psangn calon diberitakan, maka pasangan calon lain juga diberikan kesempatan yang sama,” kata dia.

Soal iklan dan advertorial politik, menurut Kustawa,  itu kebijakan media masing-masing dan tentunya tetap berpegang pada aturan. Perusahaan pers juga berhak mendapatkan pemasukan dengan cara yang legal atau sesuai aturan.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menegaskan, pers bertanggung jawab memberikan informasi-informasi yang berisi pendidikan politik yang sehat kepada masyarakat. Kapolres mengingatkan, agar pers tetap berada di jalur netral dan tidak memihak, apalagi memojokkan salah satu pasangan calon.  Karena bisa menimbulkan opini yang kurang baik bagi masyarakat.

Baca Juga :  Duta Guru Berprestasi asal Karanganyar Ungkap Beda Pembelajaran Jarak Jauh di Uni Emirat Arab dengan di Indonesia Saat Masa Pandemi. Di UEA Jaringan Internet Mak Wuss, di Indonesia Internetnya?

“ Jangan sampai media massa, dijadikan sebagai alat untuk melakukan kampanye hitam. Secara moral, pers, ikut bertanggungjawab terhadap pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai,” kata Kapolres.

Kepada apara Netizen, terutama para admin grup di media sosial, harus dapat menyaring berbagai informasi yang ada.

“Jangan sampai informasi yang tidak jelas langsung menjadi konsumsi para Netizen. Para admin kami minta untuk melakukan penyaringan, terhadap berbagai informasi yang diterima, sehingga tidak menimbulkan keresahan,” pungkasnya. Wardoyo