JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terungkap, Misteri Penyebab Nenek di Tanon Nekat Gantung Diri. Korban Ternyata Rindu Berat 4 Tahun Suaminya Tak Pulang

Tim Polsek dan Muspika saat mengecek kondisi nenek yang gantung diri di Slogo, Tanon, Selasa (20/2/2018) malam. Foto/Wardoyo
Tim Polsek dan Muspika saat mengecek kondisi nenek yang gantung diri di Slogo, Tanon, Selasa (20/2/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN– Kematian tragis Mbah Ngatmi (65) warga Dukuh Bugan RT 10, Desa Slogo, Tanon,  Selasa (20/2/2018) petang memang cukup mengejutkan keluarga dan warga. Setelah dilakukan olah TKP dan pelacakan keterangan dari keluarga,  akhirnya terkuak penyebab aksi harakiri yang dilakukan nenek buruh tani itu.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon,  AKP Agus Jumadi mengungkapkan dari hasil olah TKP, terungkap bahwa korban selama ini sudah mengalami sakit penglihatan selama bertahun-tahun.

Penderitaan nenek malang itu kian bertambah setelah hampir empat tahun lamanya, suaminya pergi entah kemana dan hingga kini tak kunjung pulang. Rindu teramat berat yang begitu lama serta tiadanya kabar di mana suaminya,  diduga membuat korban depresi hingga akhirnya memicu jalan pintas mengakhiri hidupnya.

Baca Juga :  35 Perajin Batik Masaran Sragen Digelontor Bantuan dan Bimtek dari Kementerian Perindustrian. Direktur IKM Berharap Industri Batik Sragen Makin Berkembang, Pemasaran Online Mulai Bangkitkan Gairah Perajin

“Sudah sejak empat tahun lalu suaminya pergi nggak tahu ke mana. Sampai sekarang nggak ada kabar dan nggak pulang. Keberadaannya juga belum diketahui. Mungkin inilah yang memicu korban depresi hingga akhirnya nekat mengakhiri hidupnya, ” papar AKP Agus,  Selasa (20/2/2018) malam.

Saat ditanya kerja suami korban apa,  Kapolsek mengaku tak ada kerabat yang mengetahui. Keluarga hanya menyampaikan suami korban sudah empat tahun pergi tanpa pulang dan tak diketahui rimbanya.

Baca Juga :  Hilang Misterius, Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Diduga Bunuh Diri Terjun ke Sungai Bengawan Solo. Motor dan Helmnya Ditemukan di Atas Jembatan Sapen

Namun ia memastikan dari hasil olah TKP,  tidak ditemukan tanda mencurigakan atau kekerasan di tubuh korban. Nenek malang itu dipastikan meninggal akibat gantung diri.

Seperti diberitakan ditemukan kali pertama oleh putranya,  Kemis (48)sudah meregang nyawa sekira pukul 17.00 WIB. Nenek malang itu ditemukan gantung diri dengan menggunakan stagen yang ditambatkan pada usuk kandang kambing.

Sementara,  karena kerabat sudah menerima itu sebagai musibah,  jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.  Wardoyo