JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Warga Colomadu dan Gondangrejo Masih Rindukan Tempat Pengelolaan Sampah dan Perbaikan Infrastruktur

Tumpukan sampah yang kian hari kian menggunung di TPS dekat Fajar Indah Colomadu. Foto/JSnews
Tumpukan sampah yang kian hari kian menggunung di TPS dekat Fajar Indah Colomadu. Foto/JSnews

KARANGANYAR– Usulan perbaikan jalan serta tempat pengelolaan sampah menjadi usulan paling dominan dan prioritas di Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo. Hal itu terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Dapil IV yang digelarmalam di Aula Kecamatan Colomadu, Kamis (8/2/2018).

Dua usulan prioritas dari dua Kecamatan yang merupakan pintu gerbang di Karanganyar tersebut dikemukakan pada kegiatan Musrenbang yang dihadiri Anggota Legislatif, Bupati Karanganyar, Forum Gabungan Dapil IV, Perwakilan dari 24 desa serta para Tokoh Masyarakat.

Muhammad Indrayanto, Kepala Baperlitbang Kabupaten Karanganyar menyatakan Musrenbang Dapil IV merupakan kegiatan untuk membahas prioritas di dua kecamatan yakni Colomadu dan Gondangrejo.

“Acara ini untuk membahas prioritas pembangunan di wilayah kecamatan maupun desa. Diharapkan nantinya memberi rancangan kerja yang aspiratif,” katanya.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

Sementara itu, perwakilan anggota Legislatif dari Dapil IV, Joko Pramono akan mendukung pembangunan di Colomadu dan Gondangrejo. Kami berharap dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dan memprioritaskan pembangunan di dua kecamatan ini.” tuturnya.

Beberapa usulan prioritas pembangunan dari dua Kecamatan yakni jalan dan tempat pengelolaan sampah. Selain itu, drainase juga muncul dalam usulan tersebut mengingat masih banyaknya genangan ketika musim hujan.

Untuk wilayah Kecamatan Colomadu terdapat 33 usulan kegiatan dengan anggaran Rp 55 miliar. Sementara untuk Kecamatan Gondangrejo terdapat 70 usulan dengan rencana anggaran Rp 60 miliar.

Baca Juga :  PD Muhammadiyah Karanganyar Mendadak Sosialisasi ke Ribuan Guru di Semua Sekolah Muhammadiyah. Dari Aturan Jadi Kasek, Sertifikasi dan Lainnya, Ini Tujuannya!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan keseluruhan usulan pembangunan dan anggaran diharapkan  masuk ke E-Planning dan E-budgeting. Sehingga masyarakat dapat melihat dan mengawasi kegiatan pembangunan yang ada.

“Semua rencana pembangunan dan anggaran sekarang harus masuk dalam e-planning dan e-budgeting. Karena ini akan memperkecil tingkat penyelewengan dan memprioritaskan pembangunan di daerah,” jelasnya.

Ia berharap tiap kecamatan dapat berkompetisi dari sisi positif sehingga pembangunan di Kabupaten Karanganyar dapat dinikmati warga Karanganyar. Rasa kebersamaan, gotong royong, guyub rukun warga tetap harus dijaga dan ditingkatkan.

“Sing guyub rukun serta saling mendukung agar pembangunan dapat berhasil,”pesannya. Wardoyo