JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diawali Suara Gemuruh, Rumah Mbah Gladrah di Tanon Sragen Kemudian Ditemukan Ambruk Rata Tanah..

Kapolsek Tanon, AKP Agus Jumadi bersama personel saat meninjau rumah warga Karangasem yang mendadak ambruk, Sabtu (17/3/2018) pagi. Foto/Wardoyo
Kapolsek Tanon, AKP Agus Jumadi bersama personel saat meninjau rumah warga Karangasem yang mendadak ambruk, Sabtu (17/3/2018) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Warga Dukuh Dukuh,  Karangasem,  Tanon dikejutkan dengan insiden ambruknya rumah salah satu warga, Sabtu (17/3/2018) pagi. Rumah Mbah Gladrah (75) warga Dukuh RT 15, mendadak ambruk luluh lantak.

Mengejutkan,  karena rumah berukuran 8 x 12 meter itu mendadak ambruk padahal tak ada hujan maupun angin. Beruntung, meski rumah roboh total musibah itu tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Pemilik rumah diketahui sudah setahun lebih, memilih tinggal di rumah kerabatnya di Peleman,  Gemolong. Sehingga saat kejadian,  rumah dalam kondisi kosong.

Baca Juga :  Kampanye Pilkada Sragen, Cabup Yuni Siapkan Konsep Lomba Virtual dan Akan Pilih Cara Santun. "Langsam, Tenang, 9 Desember Menang!"

Informasi yang dihinpun di lapangan,  kejadian berlangsung pukul 05.00 WIB. Kejadian kali pertama diketahui tetangga sebelah,  Sariman (48) dan istrinua Suwarni (47). Saat keduanya salat subuh,  mendadak dikejutkan dengan suara gemuruh dari arah rumah korban. Saat ditengok,  rumah sudah dalam kondisi rata tanah.

Baca Juga :  Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo di Gemolong Adalah Penumpang Asal Gondangrejo Karanganyar. Bernama Janatin, Duduknya di Belakang Sopir

“Rumah memang dalam kondisi kosong sudah lama tidak ditempati. Pemiliknya memilih ikut keluarga, ” papar Kades Karangasem,  Indardi.

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon, AKP Agus Jumadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Ambruknya rumah diduga karena kondisinya memang sudah lapuk dimakan usia.

“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta, ” terangnya. Wardoyo