loading...
Pimpinan Cabang BRI Sragen, Andika Sibarani saat membacakan sambutan dalam kegiatan Penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes Semester I 2018, Rabu (21/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Manajemen Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sragen terus menggenjot realisasi program kredit lunak untuk kalangan petani berlahan kecil melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan digencarkan ekspansi dan sosialisasi, penyaluran KUR dengan bunga hanya 0,7 persen pertahun itu terbukti mampu mendongkrak pencapaian penyaluran yang dalam 2,5 bulan di awal 2018 ini sudah menembus angka Rp 61,8 miliar.

Hal itu terungkap saat digelar program penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes BRI periode semester I Tahun 2018 di Sragen, Rabu (21/3/2018. Pimpinan Cabang BRI Sragen, Andika Sibarani mengungkapkan tahun 2018 ini, salah satu konsentrasi BRI Sragen memang menggenjot KUR terutama untuk petani yang sudah punya kartu tani dengan luasan lahan 0,3 hektare.

Petani berlahan kecil itu menjadi fokus sasaran lantaran dari database yang ada, mereka mendominasi hampir 75 persen dari total petani pemilik kartu tani yang ada di Sragen. Kredit yang disalurkan untuk petani kelas itu berkisar antara Rp 10-15 juta.

“Untuk tahun ini kami memang konsen ke pemberian KUR bagi petani khususnya pemilik lahan 0,3 hektare. Meskipun petani dengan luasan di atas itu juga dilayani. Untuk program Kupedes selama ini juga sudah kita berikan kepada petani yang sudah naik kelas dari KUR dan menerima satu dua kali diperpanjang,” paparnya di sela kegiatan Panen Hadiah Simpedes, Rabu (21/3/2018).

Baca Juga :  Tersindir Bawaslu, Mantan Caleg Peserta Seleksi PPK Sragen Beber Surat Ketua DPC PKB Tanggal 6 Februari

Andika menguraikan untuk tahun 2018 ini, target realisasi KUR di BRI Sragen dipatok sekitar Rp 350 miliar atau sekitar Rp 60 miliar perbulan. Dari grafik pencapaian di dua bulan awal, menurutnya sudah menunjukkan tren positif. Ia menggambarkan dari kurun akhir Desember 2017 hingga pertengahan Maret 2018 atau 2,5 bulan, penyaluran kredit Kupedes dan KUR sudah mencapai Rp 61,8 miliar.

Selain fokus ke petani kecil, pencapaian itu tak lepas dari gencarnya sosialisasi yang dilakukan BRI Unit dan tim ke lapangan, termasuk lewat sosialisasi ke petani di setiap pertemuan di kios pupuk lengkap di wilayah-wilayah.

“Kita memang harus lebih agresif. Apalagi kita juga punya database petani pemilik kartu tani dan yang belum dari Dinas Pertanian. Yang belum punya kartu tani pun juga jadi sasaran ekspansi kita. Karena dari Direksi memang minta untuk membuat target market dan kita kejar. Makanya kami optimis target Rp 350 miliar setahun, akan bisa terealisasi,” jelasnya.

Optimis Tercapai

Lebih lanjut, disampaikan sejauh ini jumlah debitur KUR pemilik kartu tani yang sudah terlayani mencapai 7.000 orang. Optimisme itu juga didasari pencapaian tahun 2017 lalu yang juga bisa menutup target penyaluran KUR sebesar Rp 350 miliar.

Baca Juga :  Kouta Hanya 65.535 Warga, Puluhan Ribu Keluarga Miskin di Sragen Tak Menerima Program Sembako BPNT. Nilai Bantuan Naik Rp 40.000 Jadi Rp 150.000 Perbulan
Atraksi tarian kontemporer yang disajikan sebagai hiburan bagi nasabah dalam kegiatan Program Penarikan Undian Panen Hadiah Simpedes BRI Sragen Semester I 2018, Rabu (21/3/2018). Foto/Wardoyo

Di sisi lain, dalam kegiatan panen Hadiah Simpedes Semester I 2018 kemarin, para nasabah penabung program Simpedes mendapat kesempatan diundi untuk merebutkan total hadiah sebesar Rp 635 juta.

Undian dengan hadiah utama All New Grand Livina dan puluhan sepeda motor, hingga elektronik itu merupakan event rutin per semester yang digelar sebagai upaya mempererat silaturahmi serta menjaga kepercayaan antara BRI dan nasabah.

Ditambahkan dari neraca terakhir dilaporkan, total simpanan Mikro bulan Desember Rp 1,308 Trilyun dengan jumlah penyimpan 452.865 rekening. Sedangkan posisi bulan Februari 2018 adalah Rp 1,331 trilyun dengan jumlah penyimpan 460.321 rekening.

Penarikan undian juga dimeriahkan dengan atraksi tarian kontemporer sebagai hiburan untuk nasabah setia BRI Sragen. Wardoyo