Beranda Umum Nasional Guru SMA Tega Paksa Siswinya Berbuat Tak Senonoh di Hotel. Jika Menolak,...

Guru SMA Tega Paksa Siswinya Berbuat Tak Senonoh di Hotel. Jika Menolak, Diancam Diberi Nilai Jelek

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan di bawah umur

DENPASAR- Seorang guru berinisial AM (38) ditangkap petugas kepolisian pada Jumat (23/3/2018) karena diduga melakukan pencabulan terhadap siswi SMA berinisial AU (17).

Bejatnya lagi, sang guru sebuah sekolah di Denpasar itu sempat mengancam korban akan diberikan nilai jelek bahkan tidak dinaikkan kelas jika tidak melayani  pelaku.

Informasi yang dihimpun di Kepolisian Resort Kota Denpasar, pelaku dilaporkan pekan lalu, namun untuk kejadian ini berlangsung pada Januari lalu pukul 13.30 Wita.

Korban dicabuli setelah sebelumnya diancam gurunya. AM menggauli korban di salah hotel di kawasan Denpasar.

Modal ancaman itulah, yang membuat korban tak berdaya. Hingga akhirnya siswi malang itu harus pasrah menuruti nafsu bejat gurunya.

Baca Juga :  Mengabdi 13 Tahun, PPPK Paruh Waktu Salatiga Terima THR Cuma Rp 422.000

“Ada paksaan, jadi siswi ini mau menuruti,” ucap petugas kepolisian kepada Tribun Bali, Jumat (23/3/2018).

Menurut dia, si guru ini mengancam akan memberikan nilai jelek.

Bahkan, mengancam tidak akan menaikkan kelas jika korban tak menuruti nafsu bejatnya. Kemudian juga akan digosipkan di sekolah.

Korban kemudian menceritakan kejadian ini ke orangtuanya, dari laporan inilah kemudian dilanjutkan ke kepolisian.

“Langsung diselidiki dan diamankan oleh anggota,” imbuh petugas tadi.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariyawan menegaskan, atas kejadian itu pihaknya sudah melakukan penangkapan dan penahanan.

Ia bekoordinasi dengan pihak penggiat perempuan dan anak untuk memulihkan psikologi anak tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Mangkok Bakso Diserbu Anak Panti Tunanetra di Ponorogo Usai Tarawih, Aksi Tarmin dan Para Pengusaha Ini Bikin Suasana Ramadan Makin Hangat

“Sudah kami tetapkan tersangka dan kami tahan,” bebernya.

Pelaku terancam dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.

www.tribunnews.com

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.