JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Cegah Kerawanan Pilkada, Brigjen Herry Wibowo Pimpin Bakti Sosial

Brigjen Herry Wibowo (baju batik) saat memimpin bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu di kawasan Nusukan Banjarsari, Solo
Brigjen Herry Wibowo (baju batik) saat memimpin bakti sosial kepada masyarakat kurang mampu di kawasan Nusukan Banjarsari, Solo

SOLO-Kepala Biro Kerjasama Kementerian dan Lembaga Sops Polri, Brigjen Herry Wibowo menegaskan Polri akan terus intensif memantau tingkat potensi kerawanan Pilkada yang berlangsung di tanah air pada 2018 ini.

“Saat ini potensi kerawanan Pilkada serentak tahun 2018 ini tidak terlalu tinggi. Tapi itu harus kita jaga bersama sehingga tidak akan meningkat,” ungkap Herry Wibowo saat memimpin bakti sosial Polri untuk masyarakat di kawasan Nusukan Banjarsari, Solo, Sabtu (24/3/2018).

Meski potensi kerawanan Pilkada dinilai rendah, Herry menyatakan, Polri tidak akan lengah melakukan langkah-langkah pencegahan. Polri akan terus mengajak komponen masyarakat terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama-sama bergerak memberikan penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya suasana negara dan wilayah yang kondusif dan aman.

Herry menambahkan, Polri secara intens juga merangkul masyarakat dengan beragam pola. Salah satunya adalah bakti sosial kepada masyarakat bawah.

Baca Juga :  Ratusan Orang Langsung Dihukum Resik-resik Sungai Toklo Solo karena Tak pakai Masker

“Kesadaran berdemokrasi masyarakat juga semakin meningkat sehingga memahami pentingnya keamanan dalam pelaksanaan Pilkada,” ujar jenderal bintang satu yang selalu ramah ini.

Ditambahkan Herry, dalam persoalan Pilkada itu, tidak menutup kemungkinan masyarakat akan terpolarisasi dan terkotak-kotak berdasarkan interes pilihan.

Untuk mencegah sejak dini terjadinya polarisasi masyarakat di tingkat bawah, Herry bersama pihak-pihak yang peduli terhadap negeri ini terus menggalakkan kegiatan bersama. Salah satunya dengan baksi sosial secara rutin agar masyarakat tetap guyup, rukun, kompak dan menghormati pilihan masing-masing.

“Pada intinya bersama para tokoh masyarakat juga menginginkan warga masyarakat di mana pun berada, tetap rukun, damai, kompak, guyup dan saling menghormati pilihannya masing-masing. Dan seandainya pun nantinya ada perbedaan pilihan dan pandangan tentunya dapat dikomunikasikan dengan baik. Karena tidak ada masalah yg tidak dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Bawaslu Sragen Tolak Dugaan Langgar Kode Etik, Begini Sanggahan Mereka

Terkait bakti sosial yang ia gelar, sudah berjalan rutin untu masyarakat kurang mampu. Kali ini bakti sosial digelar untuk masyarakat Nusukan, Banjarsari. Untuk pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat mampu ditangani oleh Dokpol.

“Kegiatan bakti sosial sudah rutin bulanan, berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan serta pembagian barang kebutuhan pokok yg dilakukan oleh para relawan. Pak Herry itu rutin menggelar bakti sosial di Solo,” ujar Joko Lintrik, salah seorang warga.

“Bakti sosial ini juga bertujuan untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat, apalagi tahun ini adalah tahun pesta demokrasi rakyat sehingga keguyupan masyarakat harus dijaga,” katanya. (Marwantoro)