JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ini Cara Pemkab Sleman untuk Mendongkrak Harga Produk Ketela Hingga 200 Persen

 

Tribunnews

SLEMAN – Banyak cara yang dapat dilakukan pemerintah daerah untuk memaksimalkan potenai yang dimilikinya. Salah satunya adalah yang dilakukan PKK Pemkab Sleman ini.

Untuk mendongkrak harga produk ketela, Istri Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo meluncurkan program Kampung Aneka Keripik, Jumat (16/03/2018). Program ini diterapkan pada Desa Donokerto, Turi, Sleman.

Kustini yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sleman mengapresiasi Desa Donokerto karena telah melakukan pemberdayaan kepada warganya.

Baca Juga :  Tugu Pal Putih Yogya Kembali Dihantui 2 Sosok Pocong Gentayangan

“Ini tidak hanya menjadi penghasilan tambahan, tapi bisa jadi pekerjaan pokok untuk ibu-ibu,” jelas Kustini.

Kepala Desa Donokerto Waluyo Jati menyebut ada dua pedukuhan di Desa Donokerto yang dijadikan kelompok usaha.

Meskipun demikian, program ini juga akan diterapkan pada pedukuhan lainnya.

“Untuk sementara keripik yang diproduksi baru kentang dan singkong,” tambah Waluyo Jati.

Baca Juga :  Sendratari Sang Ratu Digelar di Pantai Cemoro Sewu dengan Protokol Ketat

Riyanti, salah satu warga menyebut bahwa program ini berdampak signifikan.
Hal ini terutama berpengaruh pada harga singkong yang dijual.

“Singkong yang tadinya hanya 2000 rupiah sekilo, sekarang naik drastis 200% setelah diolah keripik,” ujar ibu rumah tangga ini.

Menurut Waluyo, program pembinaan ini akan dilanjutkan oleh Aisyiyah Yogyakarta, Bumdes Lestari Desa Donokerto, dan Mita Azara Abadi.

www.tribunnews.com