JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Pasar Bung Karno Mulai Ditempati Pedagang, Selamat Tinggal Pasar Darurat

Pasar Bung Karno Baturetno.JSNews/Aris Arianto
PPDB
PPDB
PPDB

P 20180114 085032 1 1
Pasar Bung Karno Baturetno.JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Pasar Bung Karno Baturetno kini mulai ditempati pedagang. Mereka telah meninggalkan pasar darurat sebagai tempat bertransaksi saat pasar dibangun.

Pasar Bung Karno selesai dibangun, akhir 2017 lalu. Kini pasar berlantai dua itu mulai digunakan untuk aktivitas perdagangan.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Guruh Santoso melalui Kabid Pengelolaan Pasar, Agus Suprihanto mengatakan, sebagian pedagang sudah mulai menggelar lapaknya di pasar baru itu. Menyusul telah diundinya kios dan los pasar.

Baca Juga :  Jika Terjadi Gempa Megathrust 8,8 Disusul Tsunami di Wonogiri, Hal ini yang Wajib Dilakukan

“Pedagang sudah pindah dari pasar darurat dan sekarang berjualan di Pasar Bung Karno,” kata Agus, Senin (5/3/2018).

Mereka menempati kios-kios dan los yang baru. Pedagang pakaian, sepatu, tas, alat-alat elektronik dan semacamnya ditempatkan di lantai satu. Sedangkan pedagang sayuran, daging, bumbu dan sejenisnya ditempatkan di lantai dua.

Baca Juga :  Selain Rawan Runtuh Tidak Ada Peta Soal Akuifer Maupun Cekungan di Kawasan Karst Wonogiri, Begini yang Dikhawatirkan Terjadi Ketika Digoyang Gempa Megathrust

Dia berujar, Pasar Bung Karno Baturetno telah selesai dibangun dengan biaya sekitar Rp 48,5 miliar dari Pemkab Wonogiri. Pasar itu dibangun dua lantai agar mampu menampung seluruh pedagang yang jumlahnya mencapai 1.271 pedagang.

“Pasar darurat sudah dikosongkan, nanti kami kembalikan ke pihak desa sesuai peruntukan semula sebagai lapangan,” sebut dia. Aris Arianto