JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jalan Menuju Tempat Tinggal 3 Pimpinan DPRD Sragen Rusak Parah. Mendadak Muncul Banyak Pohon Gatel di Tengah Jalan

wardoyo
Jalan rusak di jalur Tunjungan-Gondang. Foto:/Wardoyo

SRAGEN – Kerusakan jalan masih mendominasi keluhan masyarakat di sebagian besar wilayah Sragen. Bahkan jalur menuju tempat tinggal 3 pimpinan DPRD Sragen juga rusak parah tanpa tersentuh perbaikan.

Jalur yang rusak parah dan menjadi keluhan itu adalah jalur Tunjungan-Gondang. Jalur itu menjadi poros utama antar kecamatan menuju Gondang, Sambirejo, dan jalur menuju Ngawi.

Celakanya lagi, jalur itu juga menjadi jalur menuju tempat tinggal Ketua DPRD Sragen,  Bambang Samekto,  Wakil Ketua DPRD Bambang Widjo Purwanto dan Wakil Ketua DPRD Anggoro Sutrisno yang sama-sama berasal dari Gondang.

Kesal dengan nasib jalannya yang tak kunjung ada perubahan,  warga sekitar jalan Tunjungan-Gondang pun akhirnya meluapkan kemarahan dengan menanami pohon bergetah seperti senthe,  pepaya dan lainnya di jalur kerusakan.

Foto/Wardoyo

Berdasarkan pengamatan di lokasi, akses tersebut rusak sejak lama. Warga menyampaikan kerusakan jalan akibat dampak dari proses pembangunan jalan Solo – Kertosono (Soker).

Baca Juga :  Cabup Sragen, Mbak Yuni Terungkap  Punya Harta Kekayaan Total Rp 5,7 Miliar dan Utang Rp 1,5 Miliar. Harta Suroto Nggak Disangka Segini Banyaknya!

Jalan yang berada di Desa Toyogo Kecamatan Sambungmacan tersebut rusak dalam waktu cukup lama.

Salah satu pengguna jalan, Sarjono menyampaikan pihaknya menyesalkan pembangunan dan perbaikan jalan yang dirasa lamban. Pihaknya mengaku sering melintasi ruas jalan tersebut dan memang sudah rusak cukup lama.

”Sudah lama sekali, rusaknya sejak pembangunan jalan tol belum diperbaiki,” tuturnya.

Pengendara roda dua Kurnia (35) menyampaikan kerusakan cukup parah. Bahkan sejak Selasa (10/4/2018) dia melihat warga menanami jalan yang berlumpur dengan sejumlah tanaman.

”Tadi saya lihat ada yang menanam pepaya, dan sebagainya,” katanya.

Terkait kondisi jalan yang rusak, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen Bambang Widjo Purwanto menyampaikan warga berinisiatif sendiri menanam pohon di jalan. Pihaknya meminta dinas terkait segera lelang  dan mengerjakan jalan tersebut.

Baca Juga :  Gara-gara Virus Bernama Corona, TMMD Sengkuyung di Desa Terpinggir Sragen Terpaksa Digelar Tanpa Upacara. Tapi Dandim Pastikan Proyek Jalan Cor Blok Sepanjang 947 Meter Tetap Dilaksanakan 30 Hari!

”Itu sudah dianggarkan, kalau nominalnya saya lupa, hanya saja panjangnya sekitar 5 kilometer,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa saat ini sudah berjalan sepertiga tahun anggaran atau masuk bulan april. Pihaknya heran lantaran sudah seharusnya dinas terkait bereaksi cepat.

”Saya tanya pada warga, ini yang ditanam kok tumbuhan yang bergetah seperti tebu, pepaya dan senthe, katanya itu tumbuhan bisa mengakibatkan gatel, dalam artian yang gateli,”  bebernya.

Sebelumnya Kepala DPUPR Sragen Marija menyampaikan soal paket jalan akan dilakukan di lelang segera mungkin. Dia menyampaikan menunggu cuaca lebih terang. Sedangkan saat ini sudah seharusnya mulai persiapan. ”Ini udah persiapan, pertengahan atau akhir kita lelang, sambil menunggu cuaca,” tandasnya. Wardoyo