JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Ratusan Pesilat dari 113 Kontingen Ramaikan Kejurnas Silat di Karanganyar

Pencak Silat
Pencak Silat

KARANGANYAR- Sebanyak 728 peserta dari 113 kontingen seluruh Indonesia merebutkan juara pada UNS Open VIII, Kejuaraan Pencak Silat Kategori Tanding SD/MI Tingkat Nasional.

Kejuaraan tersebut diselenggarakan himpunan mahasiswa kepelatihan olahraga (Himakor) FKIP UNS bekerja sama dengan mahasiswa semester 6 Prodi Penkepor yang telah menempuh mata kuliah pencak silat I dan II. Data yang dihimpun,  Kejuaraan dilaksanakan di gedung olahraga (Gor) Raden Mas Said pada Jumat-Minggu (27-29/4). Para pesilat akan turun pada 13 kategori putra dan putri. Kategori berdasarkan berat mulai dari 26 kilogram (kg) hingga 60 kg.

Ketua Panitia Kejuaraan UNS Open VIII, Amin Rois, menjelaskan panitia menyiapkan empat gelanggang pencak silat di GOR R. M. Said. Masing-masing gelanggang dipantau juri bersertifikat IPSI Jawa Tengah.

Ajang kali itu menjadi tolok ukur kemampuan pesilat pemula usia 7-10 tahun. Mereka murid perguruan silat dan belum pernah berkompetisi di gelanggang terbuka.

Baca Juga :  Jelang HUT TNI Ke 75, Digelar Lomba Menembak Di Bukit Mongkrang Tawangmangu. Dibuka Oleh Danjen Kopassus, Ini Pesannya!

“Kejuaraan mengusung tema Dengan Semangat Usia Dini, Kita Tingkatkan Prestasi Pencak Silat Indonesia Menuju Kancah Dunia. UNS ikut melestarikan budaya bangsa. Mari junjung tinggi sportivitas dan jangan mudah menyerah. Tunjukkan bahwa kalian adalah juaranya,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Pemenang juara umum akan memperebutkan piala, piagam, dan uang pembinaan. Hadiah bagi pesilat terbaik putra dan putri adalah piala dan uang pembinaan, sedangkan juara 1, 2, 3 di masing-masing kelas akan mendapatkan piagam dan medali. Dosen Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga FKIP UNS, Haris Nugroho, menyampaikan acara tersebut sebagai ajang latihan bagi mahasiswa.

“Mahasiswa bisa jadi pelatih tingkat dasar, juri, dan manage pertandingan supaya siap terjun ke masyarakat setelah menjadi sarjana. Ini upaya ikut membina dan mengembangkan budaya bangsa, yakni pencak silat,” jelasnya.

Baca Juga :  Hasil Test Swab Ketiga Negatif Covid, Ketua RT Buran Nadar Gelar Bancakan Sebagai Rasa Syukur

Di sisi lain, dia berharap peserta kejuaraan dapat memanfaatkan kegiatan itu untuk berkompetisi dan senang dengan pencak silat. Hal senada disampaikan Ketua IPSI Karanganyar, Muhammad Rusdiyanto. Dia berharap kejuaraan itu dapat menambah jam terbang atlet usia dini.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menyampaikan lima pesan kepada peserta kejuaran, yakni iman dan takwa, berbakti kepada orangtua, belajar tekun dengan manfaatkan waktu, asah ketrampilan, dan sikap perilaku yang baik.

“Pencak silat sebagai salah satu cabang olahraga maka harus berlatih tekun. Prestasi itu bonus yang penting berlatih,” pungkasnya. Wardoyo