JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Anggota TNI Wajib Jaga Ketahanan Pangan, Lahan Sesempit Apapun Mesti Dimanfaatkan

Sosialisasi ketahanan pangan bagi anggota Kodim 0728 Wonogiri
Sosialisasi ketahanan pangan bagi anggota Kodim 0728 Wonogiri

WONOGIRI-Menjaga kedaulatan NKRI bagi TNI bisa dilaksanakan dengan beragam cara. Termasuk ikut menjaga ketahanan pangan.

Untuk mewujudkan hal itu, para Danramil dan Babinsa Kodim 0728/Wonogiri menerima sosialisasi ketahanan pangan dari Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri.

Dandim 0728/Wonogiri Letko Inf M. Heri Amrulloh, Sabtu (28/4/2018), menegaskan, paparan program ketahanan pangan tahun 2018 ini sebagai tindak lanjut perintah Komando Atas. Hal ini selaras dengan tugas TNI AD selain melaksanakan pertahanan juga melaksanakan ketahanan pangan.

Pasipers Kapten Inf Prahwoto mengatakan, ketahanan pangan merupakan suatu sistem meliputi ketersediaan, distribusi, dan konsumsi untuk memenuhi kebtuhan pangan seluruh penduduk, baik kuantitas, kualitas, keragaman dan keamanannya. Kegiatan pembinaan ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh satkowil TNI AD sebagai salah satu langkah mendukung pemerintah pusat/pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan secara nasional.

Baca Juga :  Permasalahan Kata Nyawiji di Tagline Josss dan Harjo, Begini Komentar Kedua Paslon

Tabri Karyanto, dari Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri menyampaikan tentang budidaya tanaman sayuran sebagai pemanfaatan lahan pekarangan.

Lahan yang sempit, jelas dia, memang membuat kegiatan berkebun jadi kurang leluasa. Namun dengan menggunakan metode/inovasi tertentu berkebun menjadi lebih menyenangkan, efektif dan efisien dalam pelaksanaannya.

Baca Juga :  Ingat, ini Kegiatan yang Dilarang Dilakukan Selama Kampanye Pilkada, Mulai Donor Darah Bazar Gowes Hingga Panen dan Pentas Musik

“Metode atau hasil inovasi melalui pemanfaatan tempat tanam untuk lahan sempit dapat berupa pot, polybag, dan vertikultur,” sebut dia.

Tujuan utama dari metode/inovasi tersebut adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Bisa menjadi alternatif bagi warga perkotaan yang tidak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam. Walaupun sekilas terlihat rumit, namun bila mengetahui teknik dan tips cara membuat sekaligus melaksanakannya maka akan menjadi sangat mudah. Aris Arianto