loading...
Loading...
Kondisi sumur maut di kedungwaduk, Karangmalang. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sumur milik Senen (58) warga Dukuh Sumbermulyo,  RT 8/6, Desa Jurangjero,  Karangmalang mendadak menjadi perhatian warga Sabtu (26/5/2018) pagi. Insiden temuan mayat Ngadiyo (45) warga Dukuh Sumbermulyo RT 8/6, yang tewas bunuh diri dengan menceburkan diri ke dalam sumur,  Sabtu (26/5/2018) pagi sontak membuat sumur berkedalaman 20 meter itu dipadati ratusan warga.

Lantas seperti apa kondisi sumur maut di belakang rumah Senen itu. Pantauan di lokasi,  sumur gali berdinding tembok melingkar setinggi satu meter itu memang terlihat masih kokoh.

Baca Juga :  Anggota DPRD Golkar Sugimin Meninggal Sehari Jelang Coblosan, KPU Sragen Nyatakan Suara Yang Masuk Tetap Sah. Nanti Diakumulasikan Jadi Suara Partai 
Kondisi sumur dilihat dari atas. Foto/Wardoyo

Menurut keterangan pemilik sumur,  sumur memang masih digunakan untuk konsumsi air sehari-hari. Air di sumur itu disedot dengan mesin sanyo.

Namun sejak beberapa hari terakhir ia memutuskan untuk menghentikan mengambil air dari sumur itu.

Apakah sudah ada pertanda?  “Tidak,  karena airnya memang sudah dalam sekali dan tinggal sedikit. Jadi agak keruh dan alirannya juga nggak banyak, ” ujar Senen.

Baca Juga :  Diwarnai Kejar-Kejaran, Komplotan Pengutil di Sejumlah Alfamart Sragen Dibekuk Warga Rame-Rame 
Tim SAR dan PMI saat mengevakuasi jasad korban. Foto/Wardoyo

Kapolsek Karangmalang,  AKP Mujiono mewakili Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman menyampaikan dari hasil olah TKP,  sumur memang masih digunakan. Namun sejak beberapa hari mulai dihentikan oleh pemiliknya.

Sumur sebenarnya sudah ditutup dengan asbes. “Kalau saya lihat kondisinya bukan sumur tua. Dan kelihatannya juga nggak begitu angker, ” tukasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Cek Kesiapan Jelang Coblosan, Bupati Sragen Sebut Sejumlah TPS Ditemukan Belum Siap

 

Loading...