Beranda Daerah Karanganyar Buruh Karanganyar Demo Tuntut Kenaikan Kesejahteraan. Upah Dianggap Belum Layak, BPJS...

Buruh Karanganyar Demo Tuntut Kenaikan Kesejahteraan. Upah Dianggap Belum Layak, BPJS Malah Banyak Dibebankan ke Buruh

82
BAGIKAN
Aksi damai peringatan Hari Buruh di Karanganyar menuntut kenaikan kesejahteraan, Selasa (1/5/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Para pekerja dari berbagai perusahaan  yang tergabung dalam berbegai elemen, memadadti alun-alun Karanganyar, Selasa (01/05/2018). Para pekerja ini, melakukan mimbar bebas dalam rangka memperingati hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Dalam orasinya, para buruh, masih mempersoalkan kesejahteraan.

“ Kami hanya menuntut kesejahteraan. Saat ini, UMK antara buruh lajang dengan yang berkeluarga, masih sama. Kami tidak minta lebih, kami hanya minta normatif. Kami juga minta aturan ditegakkan untuk kesejahteraan buruh,” kata Danang, salah satu pekerja dalam orasinya, Selasa (01/05/2018).

Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Haryanto, menyoroti terkait iuran BPJS ketenagakerjaan. Menurut Haryanto, berdasarkan regulasi yang ada, iuran BPJS 4 persen dibayarkan oleh perusahaan, dan 1 persen iuarn dari pekerja.

Saat ini, menurut Haryanto, kondisinya dibalik. Satu persen dibayarkan oleh perusahaan, sedangkan empat persen, dibayar oleh para pekerja.

“ Kami mendesak kepada pejabat berwenang segera mengambil langkah, agar aturan pembayaran iuaran BPJS sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata dia.

Disisi lain, peringatan hari buruh internasional yang digelar di alun-alun Karanganyar tersebut, juga dihadiri anggota Forkompinda, diantaranya Pejabat sementara (Pjs) bupati, Prijo Anggoro, Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Muhammad Ibrahim Mukhtar Maksum, serta para pejabat di lingkangan Pemkab Karanganyar.

Baca Juga :  Festival Kuliner Ngringo, Jaten. Aneka Kuliner dan Musik Digeber,  Serasa Kembali ke Tempoe Doeloe 

“ Hari ini sebagai bukti para pejabat berdiri di sini untuk buruh Karanganyar. Hari libur, punya keluarga, semua ditinggalkan untuk buruh Karanganyar. Jaga kebersamaan agar  Karanganyar tetap kondusif. Karanganyar milik kita bersama. Karanganyar tidak akan maju jika tidak bersama buruh. Buruh juga harus bersama dengan kami untuk Karanganyar yang lebih baik lagi,” ujar Pjs bupati dalam orasinya. Wardoyo