JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Demi Setia Megawati, PDIP Karanganyar Bakal Kerahkan 2.000 Kader ke Manahan Solo

Ilustrasi apel PDIP
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi apel PDIP

KARANGANYAR- Ribuan kader yang berasal dari Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Karanganyar, akan menghadiri apel siaga Jawa Tengah yang akan berlangsung pada hari Jumat (11/05/2018) di stadion Manahan, Solo. Rencananya, apel siaga ini akan diikuti oleh seluruh kader PDI se Jawa Tengah dan akan dihadiri oleh ketua umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Dalam apel siaga ini, Puan Maharani bertindak sebagai inspektur upacara.

Ketua DPC PDIP Karanganyar, Endang Muryani mengatakan untuk kegiatan itu, DPC Karanganyar akan mengerahkan 2000 kader yang akan diberangkatkan dari alun-alun Karanganyar pada hari Jumat (11/05/2018).

Baca Juga :  Buntut Temuan Pipa Limbah Siluman ke Bengawan Solo, Gubernur Ganjar Datangi Petinggi Perusahaan di Karanganyar. "Kalau Tidak Memperbaiki, Terpaksa Tindakan Hukum!

Apel siaga Setia Megawati dan Setia NKRI ini, menurut Endang,  untuk menangkal isu perpecahan yang beberapa waktu terakhir merebak di tanah air. Dengan digelarnya apel ini PDI Perjuangan berusaha menjadi barisan terdepan untuk menjaga keutuhan NKRI.

PDIP juga menghimbau kepada seluruh kader untuk cinta tanah air menghargai perbedaan serta menjunjung tinggi persatuan dan keseatuan bangsa.

Baca Juga :  Dahsyatnya Pesona Telaga Madirda Karanganyar. Tak Sampai 50 Hari Dibuka Mampu Hasilkan Rp 200 Juta. Terus Berbenah Menuju Obyek Wisata Nasional

Endang menambahkan apel siaga itu juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa kader banteng se-Wonogiri di bawah kepemimpinannya siap bergerak sesuai dengan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Ini bentuk kesetiaan pada Ibu Megawati dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” kata Endang, Kamis (10/05/2018)

Endang  menambahkan, PDI Perjuangan telah memilih jalan ideologis untuk menjaga Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa. Wardoyo