loading...


Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen PAN Eddy Suparno setelah pertemuan di rumahnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 1 Maret 2018. Tempo/Arkhelaus W.

SEMARANG- Anggota badan komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan partainya akan melakukan investigasi terkait dengan kedatangan anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah ke DPC Gerindra Semarang pada Jumat (4/5/2018). Sebab, beredar kabar anggota Brimob yang datang ke kantor Gerindra Semarang menanyakan kaus #2019GantiPresiden.

“Secara partai kami tetap melakukan investigasi, meski Ketua DPC Gerindra Semarang telah meminta maaf (kepada polisi),” kata Andre melalui pesan pendek, Ahad (6/5/2018).

Selain itu, menurut dia, permohonan maaf Ketua DPC Gerindra Semarang Sigit Ibnugroho merupakan tindakan pribadi, bukan atas nama partai. Seharusnya, kata Andre, dalam kejadian ini pihak kepolisian bisa berkomunikasi dengan pengurus DPC Gerindra Semarang atau pun DPD Gerindra Jawa Tengah sebelum datang.

Baca Juga :  Desember, Komuter Yang Hubungkan “Purwokerto – Jogja – Solo – Semarang – Purwokerto” Diluncurkan

“Kedatangan pihak Brimob pun tidak dilengkapi surat tugas,” ujarnya.

Secara kepartaian, Gerindra perlu melakukan investigasi untuk mengetahui duduk persoalan yang terjadi. Soalnya, Gerindra melihat kedatangan anggota Brimob terkesan seperti melakukan intimidasi ke partainya.

“Kami juga akan menginvestigasi apakah pernyataan maaf Ketua DPC Gerindra Semarang dalam tekanan atau tidak. Bahkan malam ini Waketum kami, Bang Fadli Zon, menuju Semarang untuk bertemu dengan DPC Semarang.” katanya.

Baca Juga :  Unggah Berita Hoax Gempa di Jawa, DP Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto memberikan penjelasan bahwa kedatangan anggota Brimob ke Gerindra adalah patroli biasa. Ia membantah adanya tindakan anggota yang menanyakan soal keberadaan kaus #2019GantiPresiden.

Setyo juga mengatakan kedatangan anggota Brimob bukan hanya di kantor Gerindra, melainkan semua sekretariat partai di sana.

“Kantor Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu juga kami datangi. Jadi patroli biasa,” katanya.

Baca Juga :  Geger di Pagi Buta, Setelah Bunuh Istrinya,Lalu Nekat Tenggak Racun

www.tempo.co

Loading...