JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tak Tahan AC, Penumpang KA Logawa Ditemukan Tergeletak Pingsan. Ambruk dari Jogja, Dievakuasi di Sragen 

Ipda Tukina dan tim PMI Sragen saat mengevakuasi penumpang KA Logawa yang ditemukan pingsan, Selasa (19/6/2018). Foto/Wardoyo
Ipda Tukina dan tim PMI Sragen saat mengevakuasi penumpang KA Logawa yang ditemukan pingsan, Selasa (19/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Insiden tragis terjadi di Kereta Api Logawa Jurusan Surabaya, Selasa (19/6/2018). Seorang penumpang yang hendak balik, Nasirin (48) asal Dukuh Setro Gang 4A, Surabaya ditemukan pingsan di dalam kereta.

Pria paruh baya itu sempat membuat penumpang lain gempar karena mendadak ambruk dan tak sadarkan diri. Data yang dihimpun dari petugas Pos Pam Polres Sragen,  insiden itu terjadi pukul 11.30 WIB. Kejadian bermula ketika markas kegawatdaruratan PSC 119 Sragen mendapatkan informasi dari Posko Kesehatan PMI di Stasiun Sragen.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, 2 Warga Kedawung dan Ngrampal Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Total Sudah 71 Warga Meninggal Dunia

Dari informasi disampaikan bahwa ada penumpang yang pingsan di dalam kereta api Logawa.

“Kemudian tim Posko PMI merespon untuk mengevakuasi korban dari dalam kereta ke Posko kesehatan PMI dan memberikan pertolongan pertama. Untuk saat ini korban beristirahat di posko kesehatan PMI Sragen,” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman,  Selasa (19/6/2018).

Korban pingsan di KA Logawa dievakuasi oleh tim PMI dan Polres Sragen. Foto/Wardoyo

Sementara, Ka SPKT Polres Sragen sekaligus perwira pengendali Satgas bantuan pengamanan lebaran stasiun Sragen,  Ipda Tukina menyampaikan dari data yang diperolehnya, korban diketahui berangkat dari Stasiun Purwokerto hendak ke Surabaya.

Baca Juga :  Kapolres Sragen Ungkap Sejumlah Siswi SMP Korban Predator asal Mondokan, Sempat Menangis Saat Dipaksa Layani Hubungan Intim di Kuburan. Satu Siswi asal Tanon Bahkan Sempat Dicekik

“Dari pengakuan korban setelah siuman,  dia dari rumah belum sarapan dan tidak tahan dinginnya AC di kereta. Sampai di Jogja sudah tidak sadarkan diri dan kita turunkan di Stasiun Sragen untuk mendapat perawatan medis.  Alhamdulillah sekarang sudah sadar dan segera akan kita kordinasikan dengan Kepala Stasiun untuk dinaikkan sesuai tujuannya kembali, ” pungkasnya. Wardoyo