JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

2 Pelaku Pengeroyokan Sadis di Depan Rumdin Bupati Tak Berkutik Ditangkap. Polisi Siapkan Pasal 170 KUHP 

Dua pemuda tersangka pengeroyokan sadis di jalan depan Rumdin Bupati saat diamankan di Mapolsek Sragen, Selasa (24/7/2018). Foto/Wardoyo
Dua pemuda tersangka pengeroyokan sadis di jalan depan Rumdin Bupati saat diamankan di Mapolsek Sragen, Selasa (24/7/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Tim Polsek Sragen Kota akhirnya berhasil menangkap dua orang pemuda pelaku pengeroyokan sadis terhadap Rahmad Adi Sholikin (18) remaja asal Dukuh Nglaban, RT 5/2, Mojokerto, Kedawung.

Kedua pemuda asal Tlebengan, Sragen Wetan itu tak berkutik saat diciduk polisi lantaran diduga menjadi otak aksi penganiayaan sadis di sekitaran Taman Krido Anggo hingga jalan masuk menuju Rumdin Bupati Sragen sepekan silam.

Satu tersangka diketahui bernama Candra Aji Pamungkas (22) asal Kampung Tlebengan, RT 01/07, Sragen Wetan, Sragen. Dia ditangkap bersama satu pemuda rekannya pada Selasa (24/7/2018).

“Ada dua yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini sudah diamankan di Mapolsek, ” papar Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman,  Rabu (25/7/2018).

Baca Juga :  Terungkap, Pelaku Pengeroyokan Yang Lukai 2 Warga PSHT di Pilangsari Sragen Terdeteksi 3 Orang. Polisi Amankan BB Atribut PSHT dan Hasil Visum Korban

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 170 KUHP. Menariknya,  meski aksi mereka terbilang sadis, saat digelandang dan dijebloskan ke sel, mereka terlihat hanya bisa menunduk dan tak berkutik.

Kasus penganiayaan sadis itu sendiri sudah terjadi pada Sabtu (14/7/2018) dinihari silam namun baru dilaporkan ke Polsek sehari berikutnya.

Penganiayaan terjadi sekira pukul 02.30 WIB. Kejadian bermula ketika malam kejadian, korban bersama dua temannya asal Kedawung yang masih duduk di sekolah menengah,  YP (17) dan MU (17), nongkrong di Taman Krido Anggo Sragen.

Mereka bertiga nongkrong pukul 23.00 WIB. Sekira pukul 02.30 WIB, ketiganya hendak pulang. Korban berboncengan dengan YP dengan sepeda motor Suzuki Smash.

Baca Juga :  Hasil Rakor Terbaru, Kapolres Sragen Tegaskan Tetap Tak Akan Terbitkan Izin Keramaian. Semua Jajaran Polsek Sudah Diinstruksikan, Hajatan Boleh Tapi Ijab Qabul Saja!

Pada saat hendak menyeberang Jalan Raya Sukowati, mendadak motor mereka dihadang dan ditabrak oleh pelaku yang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Setelah itu korban langsung dipukul sebanyak satu kali oleh pelaku kemudian korban ditarik bajunya hingga sobek. Korban kemudian diseret ke jalan masuk pendopo Rumdin Bupati Sragen.

Di situ, korban kembali digibal oleh pelaku dibantu teman-temannya yang datang ikut memukuli.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di mata sebelah kanan dan luka sobek di bibir kanan atas. Setelah puas, korban ditinggal tergeletak berdarah-darah. Wardoyo