Beranda Edukasi Akademia Agur Yake Mulia Beri Kuliah Umum di UNS dengan tema Robot di...

Agur Yake Mulia Beri Kuliah Umum di UNS dengan tema Robot di Era Revolusi Industri 4.0

39
BAGIKAN
Triawati

SOLO– Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar kuliah umum dan pameran Proyek Kreatif program studi teknik elektro fakultas teknik dilobi Gedung Perpustakaan Pusat UNS, Rabu (4/7/2018). Sebanyak 66 hasil karya mahasiswa program studi teknik Elektro Fakultas Teknik UNS dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Sebelum pameran proyek kreatif prodi teknik Elektro juga menggelar kuliah umum dengan tema “Robot di Era Revolusi Industri 4.0” dengan narasumber Agur Ya ke Mulia (Founder Autobot School). Materi kuliah umum disampaikan oleh Agur Yake Mulia (Founder Autobot School). Dalam kesempatan itu, Agur menceritakan tentang minatnya tentang robot sejak kelas 5 SD hingga sekarang.

Berbagai perlombaan beliau ikuti mulai dari tingkat daerah hingga Internasional, Award atau penghargaan yang pernah beliau dapatkan yaitu, beliau pernah menjuarai Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2015, Indonesia ICT Award (INAICTA) tahun 2008, 2010, 2013, Kreativitas dan Inovasi (KRENOVA) tahun 2013, South East Asia Robotic Olympic (SEARO) tahun 2009, dan masih banyak lainnya.

“Kemudian saya mengambil jurusan Mekatronika saat SMK, dan karena saya sering memenangkan perlombaan robot, timbul pertanyaan apa yang harus dilakukan setelah memenangkan lomba, dan bukan hanya sekadar membuat robot. Dari situ saya mulai menemukan solusi yaitu ingin membuat sekolah robot, agar bisa membagi ilmu dan mengantarkan anak- anak untuk mengenal dunia robot,” urainya.

Baca Juga :  Bertengkar Hebat, Wanita Asal Tipes, Serengan, Solo ini Tega Bacok Suaminya

Sekolah Robot (AutoBot) yang didirikan oleh Agur berasal dari kecintaannya pada robot, lalu terinspirasi untuk mengenalkan robot dan teknologi pada anak anak usia dini. Tujuan dari sekolah robot ini agar anak anak kelak bisa ikut andil dalam memajukan industri tantangan. Alasan didirikannya sekolah robot ini karena Indonesia saat ini tertinggal jauh dari negara lain diluar sana khususnya bagian kurikulum.

“Berbagai pameran proyek kreatif teknik Elektro antara lain Alat PERANG (Pelacak Barang) dengan modul RF TX, Intercom, DC multimeter bluetooth, Pengusir Nyamuk 555, FM Transmitter, DC Buck Converter, RPM meter indikator LED, STOPME – Stopkontak Timer berbasis IoT, CFC(charger for climber), “SULIS TEGA” (Sumber Listrik Tenaga Gravitasi), Low-Voltage Amplifier, LEBAR (Led Cube dengan Arduino), Saklar Suara Android Arduino, Power suply manual, Daylight Alarm, Smart Parking System dan lain sebagainya”, ujar Ketua Panitia, Ahmad Imam Rauyani. Triawati PP