JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bus Rombongan Serikat Buruh Karanganyar Jadi Sasaran Pelemparan Brutal di Kendal. Pelaku Puluhan Orang, Dua Buruh Terluka 

Ilustrasi pelemparan
Ilustrasi pelemparan

KARANGANYAR- Rombongan Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK) mendapat perlakuan tak mengenakkan saat melakukan perjalanan ke Kendal. Bus yang mereka tumpangi dilempari batu oleh puluhan orang tak dikenal.

Akibat pelemparan itu, dua anggota FBSBK mengalami luka serius dibagian kepala dan tangan.

Salah satu korban, Bambang Sabat Rabu (25/7/2018) mengatakan insiden pelemparan brutal itu terjadi pada tanggal 16 Juli 2018 lalu sekitar pukul 02.30 WIB dinihari.

Menurut Sabat Bambang, salah satu mobil minibus rombongan SPN Kabupaten Karanganyar yang akan melaksanakan rapat koordinasi nasional DPP SPN di Pekalongan, dan melintas didaerah persimpangan Rowo Kumbu Kedal.

Baca Juga :  Cavindra- Lintang Sukses Juara II Duta Lingkungan Hidup Jawa Tengah. Bupati Karanganyar Sebut Merusak Alam Sama Dengan Menentang Tuhan!

Secara tiba tiba dihadang dan dilempari batu sekitar lima puluhan orang sehingga mengakibatkan kerusakan mobil dan juga luka luka para penumpang.

“Sebelum aksi tersebut, terlebih dahulu mobil yang kami tumpangi dihadang. Para pelaku meminta untuk membuka pintu mobil. Karena ditolak, pelaku kemudian melepar kaca bagian depan . pelaku semakin beringas dan terus melemapri mobil. Karena terdesak, saya meminta pengemudi untuk menyelamatkan diri dan merawat korban di salah satu klinik,” terang Sabat Bambang.

Baca Juga :  Banyak Warga Karangsari Bakal Jadi Jutawan Baru, Bupati Karanganyar Ingatkan Hati-Hati Orang Yang Mengaku Punya Kuasa. "Biasanya Kalau Tahu Ada Uang, Mereka Mendekat Ngaku Saudara!"

Akibat aksi brutal tersebut, Bambang Sabat mengalami robek di bagian pelipis dan harus mendapatan empat jahitan, serta Tentrem  menderita patah jari tengah.

“ Kami telah melaporkan kasus ini ke Polres Kendal dan mendesak agar  mengusut tuntas kejadian ini sehingga tidak akan terjadi lagi kejadian serupa dikemudian hari,” tandasnya. Wardoyo